Di Pangandaran 4 WNA Masuk dalam ODP Covid-19, Total ODP Sebanyak 428 Orang

Sampai Minggu (5/4/2020) pukul 12.00 jumlah orang dalam pantauan (ODP) di Kabupaten Pangandaran

Di Pangandaran 4 WNA Masuk dalam ODP Covid-19, Total ODP Sebanyak 428 Orang
ISTIMEWA
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, saat peresmian RSUD Pandega, Sabtu (4/4/2020).

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Sampai Minggu (5/4/2020) pukul 12.00 jumlah orang dalam pantauan (ODP) di Kabupaten Pangandaran sebanyak 428 orang. Empat orang diantaranya adalah WNA.

Menurut Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Pangandaran, Yadi Kusmayadidari 428 orang yang masuk kategori ODP tersebut sebanyak 129 orang sudah menyelesaikan masa ODP-nya. Sedangkan 299 orang masih dalam pemantauan.

Ke-428 orang ODP di Pangandaran tersebut terdiri dari 270 orang laki-laki dan 158 orang perempuan. Dengan sebaran umur: 0-5 tahun (balita, 7 orang), 6-19 tahun ( 50 orang), 20-29 tahun (182 orang), 30-39 tahun (73 orang), 40-49 tahun (50 orang), 50-59 tahun (38 orang), 60-69 tahun (17 orang), 70-79 tahun (9 orang( dan diatas usia 80 tahun sebanyak dua orang; yakni seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Dulu Kompetisi Terhenti Biasa Saja, Namun Terhenti oleh Wabah Corona Sangat Memukul Supardi Nasir

Dan dari 428 ODP tersebut sebanyak 4 orang adalah WNA yang kini tinggal di Pangandaran.

Menurut Yadi, sampai Minggu (5/4) Pangandaran masih dalam zona hijau. Tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan tidak ada kasus terkonfirmasi positip Covid-19.  PDP (nihil) dan kasus positip (nihil).

Meski RSUD Pandega Pangandaran yang baru diresmikan oleh Gubernur Jabar H Ridwan Kamil secara virtual Sabtu (4/4) siang sudah menyiagakan 9 ruang isolasi namun belum satu pun yang terisi.

“Sampai hari ini belum ada (yang mengisi ruang isolasi), Mudah-mudahan tidak terisi,” ujar Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Pangandaran yang juga Sekdis Dinkes Pangandaran, Yadi Kusmayadi kepada Tribun Minggu (5/4).

Sebelumnya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata kepada Tribun menyebutkan, meski baru diresmikan, Sabtu (4/4) RSUD Pandega Pangandaran sudah menyiagakan 9 ruang isolasi. Yakni 3 ruang isolasi di gedung utama RSUD Pandega Pangandaran.

Psikolog Cantik Asal Tasikmalaya Ini Minta Warga Tak Panik Hadapi Covid-19, Kalau Panik Bakal Begini

Dan enam ruang lainnya sedang dipersiapkan yakni Gedung UPTD Farmasi yang berada di samping RSUD Pandega Pangandaran tersebut disulap jadi ruang isolasi. Ke-9 ruang isolasi tersebut untuk mengantisipasi meningkatnya tensi ancaman penularan Covid-19.

“Untuk pengantisipasi terjadinya penularan Covid-19. Kami sudah mempersiapkan tiga ruang  isolasi di Gedung Utama RSUD. Dan enam ruang lainnya dipersiapkan yakni Gedung UPTD Farmasi yang masih berlokasi dekat rumah sakit. Juga direkrut 35 petugas medis khusus ditempat untuk ruangan isolasi tersebut,” ujar  Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata.

Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved