Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona di Jabar

Warga di 5 Kecamatan di Garut Tak Boleh Keluar Rumah, Pasar Wanaraja Ditutup

Pihaknya juga sudah melakukan rapid test kepada 28 orang yang sudah pernah kontak dengan KC-1.

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ravianto
TRIBUN JABAR / M SYARIF ABDUSSALAM
LALU LINTAS DI GARUT -- Kondisi lalin di Pasar Wanaraja, Kabupaten Garut yang dipadati delman, angkum, dan becak, Kamis (13/8/2015. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Warga di lima kecamatan di Kabupaten Garut diwajibkan Pemkab Garut untuk tinggal di rumah setelah terkonfirmasi satu orang positif Covid-19.

Pemkab juga akan meliburkan Pasar Wanaraja selama dua sampai tiga hari.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, lima kecamatan tersebut yakni Wanaraja, Karangpawitan, Pangatikan, Sucinaraja, dan Banyuresmi.

Secara geografis, kelima kecamatan itu berdekatan dengan lokasi pasien positif.

"Kita akan lebih ketat lagi terutama di lima kecamatan. Jangan dulu keluar rumah. Paling utama perhatikan pasar. Dari lima kecamatan hampir semuanya belanja ke pasar itu (Wanaraja). Khawatir (pasar) jadi tempat penularan," ucap Helmi, Selasa (31/3).

Pihaknya juga mengambil kebijakan untuk meliburkan Pasar Wanaraja.

Rencananya penutupan dilakukan 2-4 April.

Selama diliburkan, pasar akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

"Selama penyemprotan itu tak boleh terbuka. Takut kena makanan kan bahaya. Makanya ditutup untuk putus mata rantai penyebaran. Mohon masyarakat paham ini," katanya.

Helmi menyebut, pihaknya sudah melalukan pelacakan kepada orang yang kontak erat dengan KC-1.

Hingga kini, ada enam lokasi yang pernah disinggahi KC-1.

Pihaknya juga sudah melakukan rapid test kepada 28 orang yang sudah pernah kontak dengan KC-1.

"Hasilnya sudah keluar dan negatif. Tapi kami minta untuk isolasi diri di rumah selama 14 hari. Karena statusnya tetap ODP," ujarnya.

Social dan physical distancing harus diutamakan warga setelah adanya kasus positif. Utamanya harus tinggal di rumah sesuai anjuran pemerintah.

Pihaknya juga sudah menyediakan anggaran per RW untuk penanganan virus corona.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved