3 Wilayah di Jabar yang Terapkan Karantina Wilayah atau Local Lockdown, Bandung Termasuk?

Ada beberapa kota atau kabupaten di Jawa Barat yang menerapkan kebijakan karantina wilayah atau local lockdown.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
TRIBUN JABAR / SELI ANDINA MIRANTI
WABUP SUMEDANG BERKELILING-Guna mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Sumedang, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan berkeliling mengingatkan masyarakat agar tidak berkerumun, Sabtu (21/3/2020). 

Pergerakan yang masih bisa dilaksanakan adalan distribusi sembako. Itu pun nanti di perbatasan akan difilter agar kendaraan steril serta awaknya pun diperiksa kesehatannya.

Ciamis Akhirnya Lockdown Mulai Selasa, Setelah 4.200 Pemudik dari Zona Merah Pulang Kampung

2. Ciamis Lockdown Terbatas

Menyusul terjadinya gelombang pemudik dalam tiga hari terakhir, sehingga khawatir terjadi ledakan kasus Covid-19, Bupati Ciamis akhirnya mengambil kebijakan local lockdown terbatas.

Karantina terbatas tersebut mulai Selasa (31/3/2020).

Keputusan memberlakukan lockdown terbatas tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM yang didampingi Wabup Yana D Putra, Ketua DPRD Ciamis H Nanang Permana SH, Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra, Dandim 0613 Letkol Arm Tri Arto Subagio, Kadinkes dr Yoyo M,Kes, Kadishub Drs Endang Sutrisna, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Minggu (29/3/2020) siang.

Warganet Serukan Garut Di-Lockdown, Sebelum Ada yang Positif, Pemkab Akan Putuskan Hari Ini

Menurut Bupati Herdiat dalam tiga hari terakhir terjadi lonjakan luar biasa kedatangan pemudik dari daerah zona merah.

Totalnya mencapai 4.200 orang dan tersebar ke sejumlah kecamatan di Ciamis.

Imbauan untuk tidak mudik bagi perantau dari daerah terpapar Covid-19 (zona merah) tidak terlalu diindahkan sehingga terjadi lonjakan luar biasa kedatangan pemudik ke Ciamis.

Hal itu membuat perlu dilakukan penyekatan wilayah dan karantina terbatas (lockdown local).

Bila tidak dilakukan upaya penyekatan wilayah (lockdown terbatas) dikhawatirkan terjadi ledakan kasus Covid-19.

Akan dilakukan penjagaan ketat di daerah perbatasan pintu masuk Ciamis oleh petugas gabungan diharapkan kedatangan pemudik tidak terus bertambah.

Polres Ciamis dengan menggunakan mobil water canon Rabu (25/3) siang menyemprot jalan protokol dalam kota Ciamis dengan cairan disinfektan. Petugas juga membagi-bagikan masker untuk warga dan pengguna jalan
Polres Ciamis dengan menggunakan mobil water canon Rabu (25/3) siang menyemprot jalan protokol dalam kota Ciamis dengan cairan disinfektan. Petugas juga membagi-bagikan masker untuk warga dan pengguna jalan (Istimewa)

Terhitung mulai Selasa (31/3) pintu masuk Ciamis di daerah perbatasan akan dijaga tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, ASN serta petugas medis yang akan melakukan sweeping.

“Bagi perantau, bila tidak terlalu mendesak, dan tidak terlalu penting. Tetap disarankan untuk tidak pulang ke Ciamis. Semuanya untuk menghindari kemungkinan terbawanya virus corona ke Ciamis. Kalau memang sayang keluarga dan orang tua di kampong, lebih baik tidak mudik,” ujar Bupati Herdiat.

Bagi pemudik yang sudah terlanjur pulang ke Ciamis terutama yang berasal dari daerah zona merah menurut Bupati Herdiat otomatis berstatus orang dalam pemantauan (ODP), langsung melakukan isolasi mandiri, berdiam diri di rumah. Dan terdata.

Penjagaan pintu masuk perbatasan Ciamis tersebut menurut Bupati Herdiat akan berlangsung selama sebulan mulai Selasa (31/3) sampai Kamis (30/4).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved