Virus Corona di Jabar

Warganet Serukan Garut Di-Lockdown, Sebelum Ada yang Positif, Pemkab Akan Putuskan Hari Ini

Warganet meminta Garut di-lockdown. Sebelum ada yang positif Covid-19. Pemkab akan memutuskan hari ini.

Dokumentasi Diskominfo Garut
Petugas kesehatan mengukur suhu tubuh penumpang kendaraan umum yang baru memasuki wilayah Garut di Jalan Lingkar Kadungora, Kecamatan Kadungora, Minggu (22/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemkab Garut mempertimbangkan untuk memberlakukan local lockdown.

Garut yang dikepung daerah zona merah, perlu mengambil langkah antisipasi.

Sampai hari ini, belum ditemukan adanya kasus positif Covid-19 di Garut.

Namun jumlah ODP dan PDP terus mengalami peningkatan.

Total ada 530 ODP dan 14 PDP di Garut.

"Kami sedang menggodok ke arah lockdown. Banyak pertimbangan yang mengarah ke lockdown. Terutama Garut telah dikelilingi daerah zona merah," ucap Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Minggu (29/3/2020).

Penetapan kebijakan itu, akan ditentukan hari ini dalam rapat Forkopimda.

Pertimbangan local lockdown bisa diambil demi kesehatan warga yang ada di Garut.

Desakan local lockdown juga menyeruak di media sosial.

Banyak warganet yang meminta Pemkab Garut segera menerakan lockdown.

Warganet menggunakan tagar karantina wilayah untuk meminta penerapan lockdown.

"Trs we himbauan, tolong sampein #karantinawilayah tutup akses keluar masuk garut," tulis akun @iamadriansh.

"Lockdown aja mohon usul ke bupatinya. Sblm ada yg positif," tulis akun @ayurizkyariany.

Asgar yang Pulang ke Garut Wajib Lapor RT, Akan Diperiksa Kesehatannya

Oded Geram Lihat Masih Ada Orang Bergerombol di Alun-alun Bandung, Pilih Ditahan atau Pulang?

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved