Pelajar Lulus, Mahasiswa Wisuda, Warga Menikah, ASN Naik Jabatan, Wajib Tanam Pohon di DAS Citarum

Pemprov Jabar bersama Satgas Citarum Harum tengah menanam 1 juta pohon pada tahun ini untuk memulihkan lahan kritis

Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menanam pohon 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemprov Jabar bersama Satgas Citarum Harum tengah menanam 1 juta pohon pada tahun ini untuk memulihkan lahan kritis di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Citarum.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga berperan sebagai Ketua Umum Satgas Citarum Harum mengatakan program penanaman pohon tersebut tidak hanya dilakuan oleh para komandan sektor atau Pemprov Jabar, masyarakat juga akan dikerahkan untuk berpartisipasi melalui sejumlah program khusus.

"Penanaman pohon ini akan melibatkan masyarakat yang sedang berbahagia," katanya di Gedung Sate, Selasa (10/3/2020).

Gubernur mengatakan kewajiban menanam pohon ini diterapkan di antaranya kepada pelajar setiap kenaikan kelas atau kelulusan, mahasiswa yang akan wisuda, warga yang akan menikah, dan ASN yang naik jabatan.

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono mengatakan saat ini luas lahan kritis yang terdapat di dalam area DAS Citarum mencapai 15.000 hektare. Sementara, luas lahan kritis di luar area DAS Citarum mencapai 64.000 hektare.

Sinopsis Film Mariposa Kisah Cinta dan Perjuangan Acha Mengejar Hati Iqbal, Tayang 12 Maret 2020!

"Untuk mengatasinya, sepanjang 2019 kami telah menanam hingga 1,5 juta pohon untuk mengkonservasi lahan kritis," katanya selepas rapat koordinasi Satgas Citarum Harum belum lama ini.

Pada tahun ini, katanya, pihaknya menargetkan sebanyak 1 juta pohon akan kembali ditanam. Lokasi diprioritaskan berada di dalam area DAS Citarum.

"Sekarang yang siap tanam ada sekitar 1 juta pohon. Diutamakan lahan kritis yang ada di dalam kawasan dulu," ujarnya.

Sepanjang musim hujan tahun ini, tutuenya, aksi penanaman pohon telah dimulai. Jenis yang ditanam beragam, mulai dari pohon keras hingga kopi.

"Sekarang sudah beberapa ratus ribu yang ditanam. Pohon kopi saja sudah ada 300.000-an, yang lainnya masih banyak lagi," katanya.

Dalam 3 Pekan 6 Orang Dirawat di RSUD R. Syamsudin Sukabumi, Gejala Mirip Terjangkit Virus Corona

Selain mengkonservasi lahan, Tri mengatakan pihaknya tahun ini juga akan menggalakan penindakan tegas para perusahaan yang kedapatan melanggar aturan pembuangan limbah.
Dia mengatakan pihaknya tidak akan segan-segan membawa perusahaan yang melanggar ke persidangan.

"Kalau pabrik yang buang limbah yang belum diolah akan kami peringatkan sebanyak tiga kali. Kami juga akan lebih tegas, perusahaan yang melanggar bisa dimejahijaukan," katanya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved