Bupati Bandung Resmikan Sorga, Dadang Naser Ingin Ada Atlet Kelas Dunia Lahir dari Pangalengan

Bupati Bandung meresmikan Sorga. Dadang Naser ingin ada atlet kelas dunia lahir lagi dari Pangalengan.

istimewa
Bupati Bandung H Dadang M Naser saat meresmikan Sorga di Pangalengan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung H Dadang M Naser meresmikan Sarana Olah Raga (Sorga) di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan.

Gedung seluas 850 meter persegi dan dibangun di atas lahan seluas 1.050 meter persegi itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung.

"Sorga ini konsepnya gedung serba guna, namun diutamakan untuk pembinaan bidang keolahragaan. Bisa jadi empat lapangan, bulu tangkis, bola voli, atau dijadikan lapangan futsal," ucap Bupati Dadang Naser seusai peresmian Sorga, Senin (24/2/2020).

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), menurut bupati, harus ditunjang oleh pola hidup dan rutinitas fisik masyarakatnya.

Peresmian Sorga di Pangalengan.
Peresmian Sorga di Pangalengan. (istimewa)

"Pangalengan sudah melahirkan atlet-atlet kelas dunia. Dari bulu tangkis ada Taufik Hidayat dari cabang dayung sudah berbicara di even Asian Games 2018 dan Sea Games 2019," ujar bupati.

Udara Pangalengan yang tipis, kata Dadang M Naser, memiliki keunggulan tersendiri untuk tempat berlatih dayung.

"Nasional juga tengah membidik area Situ Cileunca, sebagai tempat berlatih untuk even dunia. Atlet yang berlatih di udara tipis, akan merasa lebih ringan saat bertanding di area lain," tutur Dadang M Naser.

Pihaknya selalu mendorong pembibitan atlet hingga meraih prestasi.

Bupati Bandung H Dadang M Naser bermain bulutangkis saat peresmian Sorga.
Bupati Bandung H Dadang M Naser bermain bulutangkis saat peresmian Sorga. (istimewa)

Sebaliknya, ia sangat menentang jual beli atlet.

Saat nanti lahir potensi atlet dari Desa Margamekar dengan hadirnya Sorga di desa itu, tentunya tidak lepas dari peran pembinaan kepala desa nya.

"Saya sangat mendukung atlet yang berproses, dibina sejak tingkat desa, ditarik ke kabupaten untuk berlaga di Porda, naik ke PON dan terus melaju ke tingkat dunia. Kami support anggaran ke sana, tidak ujug-ujug beli atlet jadi," ucap Dadang.

Tidak lupa, ia mengapresiasi kreativitas dan inovasi kepala desa (kades) dan kekompakan warga Desa Margamekar.

"Saya ucapkan terima kasih atas kreativitas dan inovasi yang dilakukan Pak Kades. Selain hadirnya Sorga, saat ini juga tengah melaju ke tingkat nasional dalam lomba tingkat Hatinya (Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) PKK. Saya titip pesan, jaga kekompakan warga, dan terus cetak prestasi demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Editor: taufik ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved