Sentil Yasonna Laoly, Presiden Jokowi: Hati-hati Buat Pernyataan apalagi Berkaitan dengan Hukum

"Saya hanya ingin, saya hanya pesan, titip kepada semua menteri, semua pejabat, kalau membuat statement itu hati-hati," kata Presiden Jokowi

Sentil Yasonna Laoly, Presiden Jokowi: Hati-hati Buat Pernyataan apalagi Berkaitan dengan Hukum
Facebook Presiden Joko Widodo.
Jokowi. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Saat mengingatkan para menterinya, Presiden Joko Widodo menyentil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

Presiden Jokowi mengingatkan semua menterinya agar berhati-hati dalam memberikan pernyataan di publik.

Ia menyampaikan pesan itu ketika ditanya tanggapan soal simpang siur keberadaan eks caleg PDI-P yang juga tersangka KPK, Harun Masiku.

Sebelumnya, Yasonna Laoly menyebut Harun Masiku berada di luar negeri saat KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan beberapa orang lainnya.

Namun, Dirjen Imigrasi pada akhirnya meralat bahwa Harun Masiku sudah kembali ke Indonesia.

"Saya hanya ingin, saya hanya pesan, titip kepada semua menteri, semua pejabat, kalau membuat statement itu hati-hati," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly. (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

Yasonna Laoly Dilaporkan Halangi Penyidikan Harun Masiku, KPK Akan Mendalami

Yasonna Laoly Dilaporkan ke KPK, Dianggap Halangi Penyidikan Harun Masiku

"Terutama yang berkaitan dengan angka-angka, terutama yang berkaitan dengan data, terutama yang berkaitan dengan informasi, hati-hati, hati-hati."

"Jangan sampai informasi dari bawah langsung diterima tanpa kroscek terlebih dulu," lanjut dia.

Saat ditanya apakah simpang siur keberadaan Harun Masiku ini memang hanya miskomunikasi atau ada kesengajaan, Presiden Jokowi mengaku tidak tahu.

Ia kemudian mengulang pesannya agar semua menteri berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved