TKW Purwakarta Disiksa Majikan

Peti Sebut Neng Oyah Aipah TKW Purwakarta Mengaku Takut Mengadu ke KJRI, Ini Alasannya

Tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap tenaga kerja wanita ( TKW) dari Indonesia kembali terjadi di luar negeri.

Muhumad Nandri Prilatama
Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap tenaga kerja wanita ( TKW) dari Indonesia kembali terjadi di luar negeri.

Kali ini, kasusnya menimpa TKW asal Pasawahan, Purwakarta, bernama Neng Oyah Aipah (43).

Menurut saudara Neng Oya Aipah, Peti Fatimah, Neng Oyah merupakan orang yang sangat rajin dalam bekerja dan jujur.

BREAKING NEWS - TKW Purwakarta Dua Tahun Disiksa Majikannya di Arab Saudi, Minta Bantuan Dipulangkan

Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan.
Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan. (Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama)

Sebelum bekerja di majikannya yang jahat ini, Neng Oyah, kata Peti, bekerja di salon teman majikannya.

"Tapi, Neng Oyah difitnah oleh temannya sendiri mungkin cemburu atau apa itu temannya. Lalu, sama majikannya yang dulu itu Neng Oyah dipindahkan ke majikannya yang baru tanpa sepengetahuannya," ujar Peti yang juga mantan TKI, melalui pesan, Selasa (14/1/2020).

Peti juga menyebut kekerasan yang sama pun dirasakan oleh sopir majikannya yang juga satu tempat kerja dengan Neng Oyah.

"Sopir majikannya juga dapat tindak kekerasan. Bahkan, si sopir itu bilang kalau majikannya akhlaqnya 'setan'," ujarnya.

Bukan Cuma Disiksa, Neng Oyah Aipah TKW Asal Purwakarta yang Kerja di Arab Saudi Gajinya Dipotong

Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan.
Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan. (Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama)

Selama dua tahun ini, Neng Oyah menurut Peti mendapatkan tindak kekerasan penganiayaan sampai yang terakhir ialah difitnah mencuri emas.

"Neng Oyah sempat ditangkap polisi di sana (Arab Saudi) khusus laki-laki yang di dalamnya semua laki-laki. Tahanan itu orang-orang stres semua dan disuruh untuk memperkosa Neng Oyah biar mengaku. Tapi, tetap saja Neng Oyah tak mau mengaku karena tak merasa mencuri," ujarnya.

Neng Oyah sengaja tak berani melaporkan kasusnya ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) karena takut dengan majikannya.

"Sebab kalau ketahuan Neng Oyah lapor ke konsulat, maka nasibnya pasti akan sama seperti orang Nepal dan Filipina yang dikurung di kamar tanpa diberi makan sampai meninggal orang Filipina itu karena dikurung di kamar mandi selama tiga bulan," ucap dia. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved