Tinggal 2 Kilometer Rel Belum Terpasang, Reaktivasi Kereta Cibatu-Garut Target Februari Tuntas

Manajer Humas PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM), Hasbi, mengatakan, progres untuk seluruh pekerjaan rata-rata sudah di atas 75 persen.

Tinggal 2 Kilometer Rel Belum Terpasang, Reaktivasi Kereta Cibatu-Garut Target Februari Tuntas
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Warga sekitar Stasiun Wanaraja memadati kereta inspeksi saat melakukan uji coba jalur kereta Cibatu-Wanaraja, Kamis (3/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Proyek reaktivasi kereta Cibatu-Garut ditargetkan selesai pada bulan Februari.

Dalam waktu dekat, jalur rel yang baru dipasang setelah mati suri selama puluhan tahun akan diuji coba.

Manajer Humas PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM), Hasbi, mengatakan, progres untuk seluruh pekerjaan rata-rata sudah di atas 75 persen.

DPRD Jabar Pertanyakan Prosedur Penertiban Lahan untuk Reaktivasi KA

Warga Berharap Reaktivasi Jalur Kereta Api Ciranjang-Cipatat KBB Bisa Segera Rampung

Bahkan untuk pemasangan rel tinggal dipasang di wilayah Kecamatan Garut Kota.

"Pekerjaan rel sudah mencapai 87,5 persen. Tinggal dua kilometeran lagi belum terpasang relnya dari 19 kilometeran panjang rel. Sisanya sudah selesai," ujar Hasbi, Rabu (8/1/2020).

Jalur rel yang belum terpasang tersebut hingga kini masih dalam pengerjaan. Terutama untuk pengerasan tanah yang akan digunakan sebagai jalur kereta

"Kalau renovasi bangunan stasiun lama seperti di Pasirjengkol dan Wanaraja sudah rampung 100 persen. Tapi kan ada bangunan baru juga. Kayak di Wanaraja baru 90 persen yang barunya," katanya.

Pihaknya juga segera menyelesaikan pekerjaan persinyalan. Total sudah 81 persen persinyalan kerera sudah terpasang. Pihaknya optimistis, proyek reaktivasi bisa segera selesai.

"Rel bisa segera selesai. Kami juga akan membangun stasiun baru di Cibatu dan Garut. Ditambah ada masjid juga yang cukup besar di dua stasiun itu," ucapnya.

Proyek reaktivasi kereta Cibatu-Garut juga terus dipantau Presiden Joko Widodo.

Rencananya jika sudah selesai, Presiden akan datang ke Garut untuk meresmikan jalur kereta Swiss Van Java.

"Infonya nanti memang mau ada pak presiden. PT KAI juga akan melakukan uji coba rel dulu sebelum mengoperasikan kereta," katanya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved