Saat Petir Tewaskan Ruhiyat, Warga yang Jaraknya 100 Meter Ikut Rasakan Tersengat Aliran Listrik

Saat petir menewaskan Ruhiyat, warga yang jaraknya 100 meter ikut rasakan tersengat aliran listrik.

Saat Petir Tewaskan Ruhiyat, Warga yang Jaraknya 100 Meter Ikut Rasakan Tersengat Aliran Listrik
Tribun Jabar
Ilustrasi petir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRUBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Empat orang tersambar petir saat berteduh di sebuah saung di area persawahan wilayah Pawenang, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Selasa (17/12/2019) malam.

Saat kejadian, ada empat orang yang berteduh di saung tersebut, yakni Rosadi (39) dan istrinya Riyan (26), serta Ruhiyat (59) dan istrinya Marsih (47).

Semua korban langsung dibawa ke RSUD Sumedang untuk mendapat penanganan medis.

Namun nyawa Ruhiyat tidak dapat diselamatkan.

Rosadi mengatakan, korban tewas dan sang istri berteduh setelah terjebak hujan saat mencari rumput.

"Korban dan istrinya itu habis nyari rumput. Korban saat kejadian juga memang sudah tidak ada (meninggal). Istrinya mengeluh sesak dan seperti ada aliran listrik. Napasnya juga sesak, tangannya agak kaku," ujarnya.

Rosadi dan sang istri bisa kembali pulang karena tidak ada keluhan.

Warga setempat mengatakan, kesehariannya, Ruhiyat dan istrinya berkebun palawija dan menyabit rumput.

Menurut warga, area di tempat kejadian memang sering menjadi sasaran petir.

Banyaknya sambaran petir dirasakan warga sejak adanya tower di blok Paseh.

"Bukan hanya yang di saung saja, yang radius seratus meter juga merasa badannya panas, kayak ada aliran listrik," ujar warga.

Berteduh di Saung Saat Hujan Lebat, Empat Orang Tersambar Petir, Ruhiyat Tewas di Depan Istrinya

Oyok Terjerembab Tersambar Petir, Istrinya Menolong, Malah Menjerit, Oyok Tewas, Ini Kabar Istrinya!

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved