Dikritik PSI, Anies Baswedan Jawab Pentingnya Formula E untuk DKI Jakarta, Bisa Tingkatkan Ekonomi
Beberapa waktu lalu, Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, mengritik penyelenggaraan balapan Formula E yang didukung Pemprov DKI Jakarta.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Beberapa waktu lalu, Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, mengritik penyelenggaraan balapan Formula E yang didukung Pemprov DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa penyelenggaraan Formula E pada 2020 membawa sejumlah manfaat untuk DKI Jakarta.
Di antaranya adalah mengembangkan dan menggunakan energi terbarukan, mengembangkan pariwisata, olahraga, dan investasi.
Menurut Anies Baswedan, Formula E merupakan agenda pembangunan jangka panjang.
Penyelenggaraan Formula E selama lima tahun berturut-turut dinilai cukup untuk memicu pengembangan ekonomi berkelanjutan.
• Kades dan Bendahara Desa di Kulon Progo Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 1,15 Miliar Kini Ditahan Kejari
"Prioritas pengembangan ekonomi dan investasi tersebut sama pentingnya dengan pengembangan infrastruktur dasar seperti pengembangan transportasi berbasis rel LRT, MRT, pengembangan air bersih dan sistem pengolahan air limbah skala kota dan komunal, dan pembangunan perumahan pemukiman," ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan menyampaikan itu dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019), untuk menjawab kritik Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI terkait Formula E.
Menurut Anies Baswedan, setiap prioritas pembangunan di Jakarta telah memiliki porsi anggaran masing-masing.
Selain itu, Anies Baswedan menuturkan, penyelenggaraan Formula E memiliki beberapa dampak positif.
Pertama, aktivitas ekonomi akan bertambah dan dampaknya terasa secara langsung melalui investasi pemerintah untuk pembangunan infrastruktur pendukung, operasional persiapan dan penyelenggaraan pada tahun 2019-2020, serta mobilitas pengunjung.
• Memilukan, Gadis di Lampung Dicabuli Pacar yang Dikenal di Facebook dan 2 Pemuda Lain
Kedua, penyelenggaraan Formula E akan memiliki efek berganda.
"Sehingga dapat menyebabkan penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan penambahan pendapatan pelaku usaha masyarakat," kata Anies Baswedan.
Sementara dampak ketiga, penyelenggaraan Formula sebagai sarana untuk mengampanyekan lingkungan hidup energi bersih, menarik masyarakat menggunakan mobil listrik untuk mengurangi emisi karbon, serta menumbuhkan penelitian dan pengembangan bisnis seputar mobil listrik.
Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta sebelumnya menolak keras penyelenggaraan Formula E di Jakarta.
Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Anthony Winza Probowo menilai, Anies Baswedan tak menerapkan prinsip prioritas penganggaran saat mengusulkan penyelenggaraan Formula E.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anies-dki-tito.jpg)