Gaya Kasual Gubernur dan Bupati/Wali Kota di Jabar, yang Lain Celana Jins Cuma Uu Pakai Celana Kain

Gaya kasual santai mengenakan kaus putih dan celana jins ditunjukkan oleh para bupati dan wali kota se-Jabar saat

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ichsan
istimewa
Gaya Kasual Gubernur dan Bupati/Wali Kota di Jabar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Gaya kasual santai mengenakan kaus putih dan celana jins ditunjukkan oleh para bupati dan wali kota se-Jabar saat mengikuti acara kopdar bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Cianjur.

Hampir semua mengenakan celana jins, hanya Wagub Jabar yang mengenakan celana kain hitam.

Meski di antaranya masih ada yang mengenakan sepatu kulit mengkilat, kebanyakan mengenakan sepatu kets santai.

Suasana santai pun terlihat saat foto bersama gaya bebas. Masing-masing bupati dan wali kota punya cara sendiri mengekspresikan gaya.

Ada gaya jempol seperti yang ditunjukkan Bupati Sukabumi Marwan, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Plt Bupati Cianjur Herman, lalu ada gaya mengepalkan tangan seperti yang ditunjukkan oleh Wali Kota Sukabumi Ahmad Fahmi, dan banyak juga yang membuka telapak tangan lima jari seperti yang ditunjukkan Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir dan Bupati KBB Aa Umbara.

Kisah Dina Ibu Muda Tak Direstui Mertua karena Miskin, Dicerai Suami karena Lahirkan Anak Cacat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil tampil kalem membuka kedua tangan dan sepuluh jarinya dekat pinggang, sementara pasangannya, Uu Ruzhanul Ulum, tampil paling semringah dengan membuka tangan lima jari dan badannya hampir setengah berjongkok, raut muka Uu juga terlihat paling gembira.

Jelang tutup tahun, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) Triwulan IV Tahun 2019 di Le Eminence Hotel Cianjur, Selasa (3/12/2019).

Gaya Kasual Gubernur dan Bupati/Wali Kota di Jabar 2
Gaya Kasual Gubernur dan Bupati/Wali Kota di Jabar 2 (istimewa)

Ajang silaturahmi, koordinasi dan komunikasi yang dikemas secara informal antara Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan 27 Bupati/Wali Kota se-Jabar kali ini membahas refleksi akhir tahun penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

"Ini adalah Kopdar terakhir di 2019 dan sebuah upaya agar kami para pemimpin daerah terus melakukan sinkronisasi," kata Ridwan Kamil.

Pasalnya, menurut Emil --begitu Ridwan Kamil disapa--kekompakan antara seluruh kepala daerah merupakan kekuatan terbesar dalam upaya pembangunan di Jabar.

Vina Garut Sakit Lagi, Disebut Sudah Tak Kuat, Gini Saat Ikut Sidang Kasus Video Panas Lawan 3 Pria

"Yang saya amati setahun pertama (memimpin) ini, frekuensi (kekompakan) masih belum sempurna. Tapi saya yakin kalau kita rutinkan (Kopdar), semua lancar karena kekuatan terbesar kita, (adalah) kita kompak membangun bersama-sama," tegasnya.

Emil menuturkan, beberapa program yang dievaluasi dalam Kopdar di pengujung 2019 ini antara lain hilangnya aspirasi kab/kota selama proses pengajuan.

Maka dalam pertemuan itu, disepakati pembentukan Desk Bantuan Gubernur yakni sebuah unit di bawah naungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar.

"Desk ini sudah dilakukan di DAK (Dana Alokasi khusus) sehingga makin lama pembangunan di Jabar makin lancar dan aspirasi dari kota/kabupaten juga makin mudah dan terlacak kemacetannya dimana," ujar Emil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved