Kisah Dina Ibu Muda Tak Direstui Mertua karena Miskin, Dicerai Suami karena Lahirkan Anak Cacat
Kisah pilu dialami oleh ibu muda di Surabya. Dina Oktavia (21) mengalami keretakan rumah setelah melahirkan anak pertamanya, Muhammad Pandhu Firmansya
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Kisah pilu dialami oleh ibu muda di Surabaya. Dina Oktavia (21) mengalami keretakan rumah setelah melahirkan anak pertamanya, Muhammad Pandhu Firmansyah.
Kelahiran anak yang seharusnya menjadi hal yang menyenangkan justru menjadi awal kehancuran hubungannya dengan sang suami.
Pandhu lahir dengan keadaan tak biasa. Ia mengalami hidrosefalus yang mengakibatkan kepalanya lebih besar dari ukuran normal.
Selain itu, Pandhu juga mengalami kerusakan pada bagian wajahnya, khususnya di bagian bibir, hidung, dan kedua matanya.
Suami Dina Oktavia malu dengan keadaan anaknya sehingga ia tidak mau mengakui darah dagingnya.
Keadaan semakin parah karena mertua Dina Oktavia.
Hal tersebut dipaparkan oleh Dina yang merupakan warga Jojoran STAL 5B, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya.
Sudah satu bulan suami Dina Oktavia tidak pulang ke rumah.
"Suami saya sudah satu bulan ini pergi, katanya malu punya anak tidak sempurna," katanya sambil berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya, Minggu (1/12/2019), seperti yang dikutip dari Surya.co.id.
Sebelum menikah, Dina Oktavia mengaku hubungannya dengan suami memang tidak direstui mertua.
Sebab, Dina berasal dari keluarga miskin.
Namun, mereka masih mencoba mempertahankan hubungan hingga akhirnya melansungkan pernikahan.
Lahirnya Pandhu dengan keadaan tak biasa menambah pertentangan orangtua suaminya.
"Malu gara-gara cucunya enggak sempurna," kata Dina.
