16.287 Pelanggar Lalu Lintas di Cimahi dan KBB Terjaring Razia saat Operasi Zebra Lodaya

KBO Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Duddy Iskandar, mengatakan, dari jumlah pelanggar itu, yang paling mendominasi yakni pengendara roda dua

16.287 Pelanggar Lalu Lintas di Cimahi dan KBB Terjaring Razia saat Operasi Zebra Lodaya
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya di Kota Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID. CIMAHI - Sebanyak 16.287 pelanggar lalu lintas terjaring razia anggota Polres Cimahi selama melaksanakan Operasi Zebra Lodaya yang dilaksanakan sejak 23 Oktober hingga 5 November 2019.

Kepala Bagian Operasi (KBO), Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Duddy Iskandar, mengatakan, dari jumlah pelanggar itu, yang paling mendominasi yakni pengendara kendaraan roda dua.

"Seperti tak mengenakan helm, anak di bawah umur, tidak dilengkapi dengan kaca spion dan pelanggaran surat-surat berkendara. Kebanyakan gak pakai helm sama anak di bawah umur (belum memiliki SIM)," ujarnya di Mapolres Cimahi, Jumat (8/11/2019).

Operasi Zebra Lodaya 2019 di Garut, Mobil Odong-Odong Diamankan, 1.633 Orang Tak Pakai Helm

2.774 Pengendara di Tasikmalaya Terjaring Operasi Zebra Lodaya, Mayoritas Pengendara Sepeda Motor

Dengan banyaknya, jumlah pelanggaran lalu lintas tersebut, pengendara di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat tingkat kesadaran tertib berlalu lintasnya hingga saat masih rendah.

Ia mengatakan, angka pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Cimahi meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu yang jumlahnya mencapai itu ada 11.063 pelanggar.

"Untuk menekan angka pelanggaran itu, kami rutin melakukan edukasi dan sosialisasi. Di antaranya dengan program Pendidikan Masyarakat (Dikmas) ke sekolah-sekolah dan kelompok masyarakat," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperketan operasi secara stasioner dan memasang banner imbauan disetiap jalan protokol dan mengadakan sosialisasi melalui media sosial.

Pihaknya berharap, dengan adanya pelaksanaan operasi ini, masyarakat khususnya pengendara harus lebih menyadari akan pentingnya tertib lalu lintas agar angka kecelakaan bisa diminimalisir.

"Jadi tidak hanya pas ada polisi saja tertibnya, tapi jadi kebiasaan untuk patuh dan tertib lalu lintas," kata Duddy.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved