Turis Lokal dan Asing Mulai Kembali Berdatangan ke Kawah Putih Bandung, Rasyid: Masih Tampak Eksotis

Rasyid (30) menuturkan secara kebetulan dirinya sedang berada di Bandung dan mampir ke objek wisata Kawah Putih karena penasaran.

Turis Lokal dan Asing Mulai Kembali Berdatangan ke Kawah Putih Bandung, Rasyid: Masih Tampak Eksotis
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Pasca-kebakaran hutan dan lahan (karhutla), objek wisata Kawah Putih Rancabali kembali dibuka untuk wisatawan, Senin (14/10/2019). Wisatawan mulai berdatangan baik lokal maupun mancanegara. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, RANCABALI- Pasca-kebakaran hutan dan lahan (karhutla), objek wisata Kawah Putih Rancabali kembali dibuka untuk wisatawan, Senin (14/10/2019). Wisatawan mulai berdatangan baik lokal maupun mancanegara.

Salah satu wisatawan dari Manado Sulawesi Utara, Rasyid (30) menuturkan secara kebetulan dirinya sedang berada di Bandung dan mampir ke objek wisata Kawah Putih karena penasaran.

"Sebelumnya sudah tahu ada kebakaran, saya baca berita kemarin. Kebetulan sekarang lagi ada di Bandung jadi dadakan ke sini (Kawah Putih)," ujarnya di lokasi tadi siang.

Meski baru pertama kali datang ke Kawah Putih dan sempat terjadi kebakaran hutan dan lahan, Rasyid mengaku tidak kecewa dengan kondisi Kawah Putih Saat ini.

"Enggak (kecewa), malah karena saya baru pertama kali jadi saya masih terkesan walaupun surut. Kawah putih masih terlihat eksotis perpaduan putih dan biru toska," katanya.

Gara-gara Karhutla dan Ditutup 5 Hari untuk Wisatawan, Kawah Putih Rugi Ratusan Juta Rupiah

Objek Wisata Kawah Putih Sudah Dibuka Kembali Untuk Wisatawan, Tapi Ada 2 Tempat yang Masih Dilarang

Selain itu Rasyid juga mengomentari keberadaan rambu-rambu peringatan yang dibuat pihak pengelola terkait peringatan kebakaran yang dipasang di sepanjang akses menuju lokasi Kawah Putih.

"Setuju apalagi di hutan lindung seperti ini dan posisinya masih kering jadi tidak boleh membuang puntung rokok, bakar-bakar, itu cukup bahaya nanti kalau posisinya kering pasti cepat terbakar," tuturnya.

Sementara Cluster Manager Ciwidey Perhutani Isal Putra Jaya menuturkan pascakebakaran hutan dan lahan Kawasan Kawah Putih sudah dibuka untuk wisatawan sejak Minggu (14/10/2019) kemarin.

"Alhamdulillah pengunjung sudah kembali normal, sejak kemarin sudah ada sekitar 2000 pengunjung," katanya. (mud)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved