Video Syur Wanita Berseragam ASN Viral, Video Dibuat Guru Honorer di Tempat yang Tak Biasa

Sebuah video syur yang memperlihatkan wanita berseragam PNS viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Video Syur Wanita Berseragam ASN Viral, Video Dibuat Guru Honorer di Tempat yang Tak Biasa
Kolase Tribun Jabar/Mega Nugraha
viral foto dan video yang memperlihatkan seorang perempuan berkerudung dan mengenakan seragam PNS atau ASN, beradegan tak senonoh. 

Ia menjadi pelaku penyebaran video asusila.

RIA dijerat Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 1 undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektroni (ITE) dan atau Pasal 14 ayat 1 dan Pasal 15 UU no 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Dengan ancaman hukuman penjara penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp. 2 miliar.

Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa satu stel pakaian seragam ASN, pakaian dalam wanita, ponsel, memori handphone, akun google drive, dan mobil sedan berwarna putih.

Dua Guru Honorer di Video Asusila ASN Pemprov Jabar Dipecat oleh Sekolah, Saya Sedih dan Kecewa

Pelaku penyebar video asusila wanita berseragam ASN Pemprov Jabar, RIA (31) saat dikonfirmasi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung pada Jumat (20/9/2019).
Pelaku penyebar video asusila wanita berseragam ASN Pemprov Jabar, RIA (31) saat dikonfirmasi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung pada Jumat (20/9/2019). (Tribun Jabar/Haryanto)

Pemeran wanita berprestasi

RJ (30), perempuan yang mengenakan seragam PNS berlogo Pemprov Jabar dalam video syur viral jadi sorotan.

Belakangan diketahui, RJ ternyata berprestasi.

Perempuan yang berstatus sebagai guru honorer Bahasa Inggris di sebuah sekolah swasta di Purwakarta itu pernah menyabet prestasi di bidang UMKM.

 RJ adalah pelaku UMKM yang pernah menyabet juara tiga tingkat provinsi Jawa Barat.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika tak membantah saat ditanya soal kebenaran prestasi RJ.

Kendati demikian, Anne tak mengetahui sosok RJ yang mana orangnya.

"Ada di bagian dinas yang melaksanakan perlombaan kemarin itu. Saya tahu ada perlombaan, tapi orangnya sampai saat ini saya belum tahu. Nanti kami akan turunkan untuk tim investigasi," katanya seusai menghadiri acara pembukaan rapat pleno PBNU, di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 2, Kabupaten Purwakarta, Jumat (20/9/2019).

Lebih lanjut Anne mengatakan, belum mengetahui secara pasti apakah RJ adalah PNS (ASN) atau bukan.

Jika PNS, tentu saja ada penindakan keras terkait tindakan indisipliner.

Paling berat, yang bersangkutan dapat diberhentikan sebagai PNS.

"Belum saya kroscek. Pertama, videonya belum saya lihat, kedua apakah itu betul PNS atau ASN dari kabupaten purwakarta," ujar Anne.

Heboh Video Syur Mojang Bandung Berseragam PNS Jabar, Ini Komentar Keras Ridwan Kamil Kepada Pelaku

Fakta lain dari video syur perempuan berseragam PNS itu pun terungkap.

Ternyata, RIA (31), pria perekam dan penyebar video syur tersebut, merekam video itu secara sembunyi-sembunyi.

RJ yang masih mengenakan pakaian kerjanya sebagai guru, ternyata tak sadar adanya perekaman oleh RIA.

Kini, RJ pun mengalami syok atau trauma.

Statusnya pun, saat tulisan ini dibuat, masih sebagai saksi.

"Karena menurut pengakuan awal pada saat video ini dibuat yang bersangkutan (RJ) tidak mengetahui," ujar Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Harry Brata di Mapolda Jabar, Jumat (20/9/2019).

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Purwakarta juga turut beraksi atas viralnya video syur RIA dan RJ yang keduanya adalah guru honorer di sebuah SMK swasta di Purwakarta.

Ketua MKKS SMK Purwakarta, Darta mengaku sedih dan kecewa atas perilaku kedua guru honorer yang telah melakukan tindakan tersebut.

"Setelah saya mendengar berita, jujur saya sedih dan sangat kecewa," ujar Darta, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Jumat (20/9/2019).

Menurutnya, kepala Cabang Daerah (KCD) wilayah IV telah memanggil kedua kepala sekolah tempat di mana mereka mengajar.

Kepala sekolah tersebut diintruksikan untuk segera melakukan pemecatan terhadap kedua guru honorer tersebut.

"Keduanya telah melanggar kode etik dan tidak bisa diberikan toleransi. Keduanya telah dipecat," katanya.

Pakaian Dalam, Seragam, hingga Mobil, Deretan Barang Bukti Video Syur Cewek Berseragam PNS Jabar

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved