Rampok dan Sekap Satu Keluarga di KBB, Perampok Beli Mobil dari Uang Hasil Curian

Ada pelaku yang bertugas merusak jendela rumah, sedangkan pelaku lainnya membuka pintu belakang rumah milik Ayep pada 12 Juli 2019.

Rampok dan Sekap Satu Keluarga di KBB, Perampok Beli Mobil dari Uang Hasil Curian
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Pelaku perampokan satu keluarga di Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Setelah mencuri dan menyekap anggota keluarga banda sayur di Kampung Paojon RT1/16, Desa Cilangsari, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat dibekuk, empat pria dibekuk Polres Cimahi dan Polsek Gununghalu.

Keempat pelaku yaitu Yoga, Dadun, Yusup, dan Marwan, berhasil menggasak uang dan emas milik korban senilai Rp 385 juta.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP, Yohannes Redhoi Sigiro, mengatakan bahwa perampok dalam aksinya membagi tugas.

Ada pelaku yang bertugas merusak jendela rumah, sedangkan pelaku lainnya membuka pintu belakang rumah milik Ayep pada 12 Juli 2019.

"Dengan modus operandi menyekap korban, masuk ke kamar korban, korban disekap dan diikat dengan menodongkan senjata tajam, kemudian mengambil barang berharga milik korban senilai Rp 385 juta," ujar Yohannes di Mapolres Cimahi, Rabu (4/9/2019).

10 Hari Operasi Libas Lodaya, Polres Cimahi Ungkap 15 Kasus Kejahatan dan Tangkap 22 Tersangka

Yohannes menjelaskan, kemudian pelaku naik ke lantai atas dan masuk ke kamar korban.

Pelaku mengancam lalu memukul korban dan istrinya menggunakan gagang golok pelaku.

"Pelaku memukul menggunakan gagang golok sebanyak 3 kali kebagian kepala korban," ujarnya.

Selain mengambil uang, pelaku membawa laptop dan beberapa handphone.

Setelah itu, pelaku membagi hasil curiannya. Seorang pelaku membeli mobil dari hasil curiannya tersebut.

"Empat pelaku membagikan hasilnya dan dipakai untuk kepentingan pribadi dan salah satunya diberikan mobil sedan warna hijau," ujarnya.

Sementara itu, dua pelaku bernama Yusuf dan Marwan ditahan di Polsek Cempaka, Cianjur, dalam kasus ranmor, sedangkan Dadun dan Yoga ditahan di Mapolres Cimahi.

Saat ditanya, Dadun mengakui bahwa sebagian uang hasil curiannya itu dibelikan mobil.

"Mobil beli Rp 12,5 juta, uangnya sebagian separuh beli mobil," ujarnya.

Antisipasi Kecelakaan di Tol, Polres Cimahi Gelar Periksa Kendaraan Besar di Tol Cipularang

Emak-emak di Cimahi Belajar Tangani Gas Bocor, Anak-anaknya Dikenalkan Profesi Pemadam Kebakaran

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved