Fakta-fakta Baru Cerita KKN Horor di Desa Penari yang Disebut Tewaskan 2 Mahasiswa Surabya

Cerita KKN Horor di Desa Penari Banyuwangi Jawa Timur sedang jadi obrolan di mana-mana, di dunia maya maupun di kehidupan nyata.

Fakta-fakta Baru Cerita KKN Horor di Desa Penari yang Disebut Tewaskan 2 Mahasiswa Surabya
Twitter
3 Fakta Terbaru Cerita KKN Horor di Desa Penari yang Disebut Tewaskan 2 Mahasiswa Surabaya. 

Fakta-fakta Baru Cerita KKN Horor di Desa Penari yang Disebut Tewaskan 2 Mahasiswa Surabya

TRIBUNJABAR.ID - Cerita KKN Horor di Desa Penari Banyuwangi Jawa Timur sedang jadi obrolan di mana-mana, di dunia maya maupun di kehidupan nyata.

Obrolan KKN Horor di Desa Penari Banyuwangi ini semakin seru karena memang ada cerita-cerita mistis di dalamnya.

Belum lagi cerita-cerita para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan KKN Horor di Desa Penari yang membagikan pengalaman mistisnya.

Di Sinilah SBY Kecil Tinggal, Rumah Siti Habibah dan R Soekotjo Sederhana, Kamarnya 1,5 X 3 Meter

Gunung Gumitir

Ada catatan bahwa sejak zaman dulu, jalan raya di Gunung Gumitir telah menjadi jalur penghubung terpendek antara Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Gunung Gumitir dipilih sebagai jalur penghubung, karena memiliki ketinggian paling rendah di antara deretan pegunungan yang lain, dari Gunung Raung (utara) hingga Gunung Kidul (selatan).

Asal mula kata Gumitir, gemitir, kumitir, atau kemitir merupakan nama tanaman Tagetes erecta yang memiliki bunga berwarna kekuningan.

Di Bali, bunga gumitir banyak digunakan untuk membuat sesajen (canang sari). Dalam kepercayaan Jawa kuno, alang-alang kumitir merupakan nama kahyangan dari Sang Hyang Wenang.

Legenda yang beredar di masyarakat Banyuwangi, nama gumitir berasal dari kisah Damar Wulan.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved