Video Vina Garut
Tak Diurus Orang Tua V Pemeran Vina Garut Terpaksa Menikah, Tak Sangka Harus 'Jual' Tubuh Kini Tobat
Meski memiliki prestasi akademik yang bagus, V tak bisa melanjutkan sekolah ke SMA karena tak mendapat dukungan keluarga.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Theofilus Richard
Secara fisik, V memang dalam kondisi sehat.
Namun mentalnya terganggu setelah ia mengetahui videonya beredar luar.
"Psikologisnya sudah kena. Makanya kami minta penangguhan. Untuk pemulihan yang bersangkutan dulu," katanya.
Sejauh ini kliennya kooperatif untuk memberi keterangan kepada penyidik.
Pihaknya pun menghormati proses hukum. Azas praduga tak bersalah harus dijunjung dalam penyidikan kasus ini.
"Beberapa tahapan sudah dilalui. Pengecekan kesehatan juga sudah dilakukan. Meski begitu, tim dari Dinkes juga masih memantau perkembangannya," ucapnya.
• Polisi Persilakan Tersangka Video Vina Garut Ajukan Penangguhan Penahanan

V Tunjukan Kamar Hotel di Cipanas
Tersangka V dalam kasus video Vina Garut dibawa petugas Satreskrim Polres Garut ke lokasi pengambilan video.
Polisi ingin memastikan tempat kejadian dalam video Vina Garut tersebut.
V yang mengenakan kemeja putih, kerudung hitam, dan mengenakan masker diminta menunjukkan lokasi.
Ada empat lokasi ia melakukan adegan tersebut.
Salah satunya di sebuah penginapan di dekat pintu masuk ke wisata air panas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler.
• Perubahan Drastis V, Kini Berhijab dan Rajin Puasa, Masa Lalu Pahit Pemeran Vina Garut Itu Terungkap
Di sebuah kamar, lokasinya sangat persis dengan video gangbang yang beredar.
Mulai dari posisi tempat tidur dan warna seprai.
Ukuran kamarnya sekitar 7x7 meter persegi dengan kamar mandi di dalam ruangan.
"Iya di kamar ini," ucap V sambil menunjuk sebuah kamar, Kamis (22/8/2019).
• V Perempuan Pemain Video Vina Garut, Pasang Mimik Tersenyum, Cerita Sebenarnya Menyedihkan
Olah tempat kejadian perkara (TKP) itu untuk mencari sejumlah lokasi yang dijadikan tempat pengambilan video.
Kepolisian belum melakukan rekontruksi karena masih memburu dua pelaku lain.