Pilpres 2019

Setelah Prabowo Tak Akui Penghitungan KPU, Gerindra Minta Pendukung Ikut Tak Akui Hasil Pilpres 2019

Partai Gerindra meminta pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak mengakui hasil Pilpres 2019.

Setelah Prabowo Tak Akui Penghitungan KPU, Gerindra Minta Pendukung Ikut Tak Akui Hasil Pilpres 2019
WARTA KOTA/ HENRY LOPULALAN
Massa pendukung Prabowo 

"Yang pasti negara luar juga tidak akan mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019 nantinya. Ini penting agar sistem demokrasi yang jujur, bersih dan adil bisa kita pertahankan," kata Arief.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh KPU.

Pasalnya, Prabowo menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," ujar Prabowo saat berbicara dalam acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Prabowo mengatakan, selama ini pihak BPN telah mengumpulkan bukti terkait dugaan kecurangan yang terjadi.

Dalam acara tersebut, tim teknis BPN menyampaikan pemaparan mengenai berbagai kecurangan yang terjadi sebelum, saat pemungutan suara, dan sesudahnya. 

Prabowo Tidak Akan Gugat Hasil Pemilu ke MK, Itu Kata Dewan Penasihat Gerindra, Ini Alasannya

Gerindra Raih Suara Terbanyak di Jawa Barat, untuk Pemilihan Anggota DPR RI, Ini Raihan Tiap Partai

Klaim kecurangan hanya di Pilpres 2019

Partai Gerindra menyebut kecurangan Pemilu 2019 hanya terjadi pada pemilihan presiden (Pilpres 2019), tidak pada pemilihan legislatif (pileg).

Hal itu disampaikan anggota Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra, Raden Muhammad Syafii, kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Ia juga mengatakan bahwa hasil Pemilu 2019 yang ditolak capres Prabowo Subianto adalah hanya hasil Pilpres 2019.

Ketika ditanya kenapa Pemilihan Legislatif tidak ditolak, Syafi'i menjawab diplomatis.

Halaman
1234
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved