Pilpres 2019

PAN atau Demokrat Lebih Menguntungkan Jokowi dan PDIP? Ini Hitung-hitungannya untuk Pemilu 2024

Petinggi PAN dan Demokrat bertemu empat mata dengan Jokowi, presiden Indonesia sekaligus calon presiden di Pilpres 2019. Mana paling menguntungkan?

PAN atau Demokrat Lebih Menguntungkan Jokowi dan PDIP? Ini Hitung-hitungannya untuk Pemilu 2024
Instagaram/AHY.ID
Presiden Jokowi betermu dengan AHY di Istana Negara, Kamis (2/5/2019. 

Namun sebaliknya, lanjut Karyono, jika Jokowi mengakomodir Demokrat untuk masuk koalisi sama saja memberikan karpet merah untuk AHY bertarung di Pilpres 2024.

"Jika mengakomodir Demokrat, sama saja memberikan karpet merah untuk AHY bertarung di 2024," ucap Karyono.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI) Aisah Putri Budiarti pun memiliki pendapat yang sama.

Aisah menilai PAN lebih berpotensi daripada Partai Demokrat untuk bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf.

Pernyataan itu bukan tanpa sebab, Aisah mengatakan bahwa Partai Demokrat memiliki ganjaran politik masa lalu yang tak bisa cair dengan mudah.

Sementara itu, PAN dinilai lebih berpotensi sebab tak memiliki luka lama yangh sulit dobati, meski Amien Rais begitu keras terhadap Jokowi.

Pendapat itu disampaikan Aisah dalam diskusi 'No People No Power: Silahturahmi Politik Paska Pemilu' di D'Hotel, Guntur, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Tokoh Elite Partai Koalisi Temui Jokowi, Prabowo Kini Berjuang dengan GNPF Cari Keadilan di Pilpres

"Ketika PAN di posisi saat ini peluangnya dan potensinya lebih besar untuk masuk ke koalisi pemerintah dibandingkan Demokrat.

Karena kita tahu Demokrat ada ganjaran politik sejarah masa lalu yang gak bisa dengan mudah cair kita semua tahu.

Dan PAN tidak ada beban seperti itu walaupun Amien Rais begitu kerasnya terhadap Jokowi di masa pilpres tapi tidak punya luka lama yang benar-benar bisa susah diobati," papar Aisah.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved