Pemilu 2019
Kembali Terjadi, 1 Panwas Pemilu 2019 di Garut Meninggal, 10 Lainnya Sakit
Seorang petugas pengawas pemilu (Panwas) tingkat desa di Kabupaten Garut meninggal dunia. Petugas tersebut kelelahan saat menjalankan tugas.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seorang petugas pengawas pemilu (Panwas) tingkat desa di Kabupaten Garut meninggal dunia. Petugas tersebut kelelahan saat menjalankan tugas.
Komisioner Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid, menuturkan bahwa petugas tersebut meninggal saat masa tenang.
Panwas di Desa Talagasari, Kecamatan Banjarwangi, Garut itu, bernama Asep Sumer.
Asep meninggal pada 15 April, dua hari sebelum pencoblosan. Ahmad menyebut, petugas Panwas itu sempat sakit dan dirawat.
"Faktornya karena kelelahan. Banyak aktivitas yang harus dilakukan," ujar Ahmad di Kantor Bawaslu Garut, Selasa (23/4/2019).
• Petugas KPPS yang Meninggal di Cianjur Bertambah Jadi 7 Orang, Hamim Sempat Mengeluh Ini Soal KPPS
Dari informasi keluarga, lanjutnya, Asep tak memiliki riwayat penyakit. Hasil pemeriksaan dokter juga tak menunjukkan penyakit yang diderita Asep.
Selain satu orang meninggal, sebanyak 10 orang petugas pengawas TPS juga menderita sakit karena kelelahan.
Paling parah ada yang mengidap tipus karena saking lelah bekerja.
"Kebanyakan yang sakit setelah proses penghitungan selesai di TPS. Apalagi banyak baru selesai dini hari proses penghitungan itu," katanya.
• Pemilu Membawa Duka, Berikut Daftar Nama 6 Petugas TPS di Cianjur yang Meninggal Dunia
• Update Terakhir, Korban Meninggal Dunia Petugas KPPS di Cianjur Jadi 6 Orang, Penyebabnya Kelelahan