Jumat, 15 Mei 2026

Kasus Habib Bahar bin Smith

Ungkapan Kejengkelan Habib Bahar bin Smith pada Jokowi: Orang yang Dulu Senang, Sekarang Jadi Susah

Pernyataannya soal Jokowi itu dikatakan Habib Bahar bin Smith saat ia ditemui sejumlah wartawan seusai menjalani sidangnya

Tayang:
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Yongky Yulius
Kolase Tribun Jabar/Istimewa
Penceramah, Habib Bahar bin Smith 

TRIBUNJABAR.ID - Terdakwa kasus penganiayan, Habib Bahar bin Smith yang kini sedang menjalani proses persidangannya di Kota Bandung.

Adapun Habib Bahar bin Smith yang menjalani sidang kasus penganiayaan terhadap dua anak itu sempat membuat publik heboh soal ucapan bernada ancaman terhadap presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

Pernyataan bernada ancaman pada Jokowi itu, dikatakan Habib Bahar bin Smith saat ia ditemui sejumlah wartawan seusai menjalani sidangnya yang beragendakan pembacaan tanggapan tertulis dari Jaksa Penuntut Umum atas eksepsi dari tim kuasa hukum terdakwa.

"Saya sampaikan kepada Jokowi, tunggu saya keluar. Ketidakadilan hukum, ketidakadilan hukum dari Jokowi, akan dia rasakan pedasnya," kata Habib Bahar bin Smith saat keluar ruangan sidang di Gedung Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bandung, Jalan Ambon, Kota Bandung, Kamis (14/3/2019).

Adapun Habib Bahar bin Smith mengatakan hal tersebut sambil berjalan keluar dari ruang persidangan.

Ketika itu, Habib Bahar bin Smith tetap dikawal sejumlah personel Kepolisian.

Sementara itu, diduga ancaman Habib Bahar bin Smith terhadap Jokowi itu merupakan bentuk kekesalannya terhadap sang presiden.

Jauh sebelum Habib Bahar bin Smith dipenjara akibat kasus penganiayaan terhadap dua anak, ia sempat menyampaikan pernyataan yang cukup berani dengan menyebut Jokowi dengan sebutan 'banci'.

 Jalan Ambon Hari Ini Ditutup Karena Ada Sidang Habib Bahar bin Smith di Gedung Perpustakaan

Adapun pernyataan itu tertuang pada video cuplikan ceramahnya yang menuai respons negatif dari pihak-pihak yang kontra dengan ceramahnya tersebut, Habib Bahar bin Smith dianggap telah menghina presiden RI Jokowi dengan menyebut Jokowi sebagai 'banci'.

Selain itu, di video cuplikan ceramahnya yang sempat viral itu, Habib Bahar bin Smith berkata bahwa Presiden Jokowi, yang adalah kader PDIP, sebagai pengkhianat bangsa, negara, dan rakyat.

"Kalau ketemu Jokowi kamu buka celananya, jangan-jangan haid Jokowi itu, seperti banci," kata Habib Bahar bin Smith dalam video tersebut.

Soal ucapannya pada ceramah tersebut, Habib Bahar bin Smith memberikan penjelasan soal ceramahnya yang dianggap kontroversial itu.

Habib Bahar bin Smith tiba di gedung Bareskrim Polri Jakarta.
Habib Bahar bin Smith tiba di gedung Bareskrim Polri Jakarta. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Saat reuni akbar alumni 212, Habib Bahar bin Smith berkesempatan menyampaikan pidato soal alasan mengapa ia membuat pernyataan kontroversi untuk Presiden Jokowi.

Adapun Habib Bahar bin Smith mengatakan, ia bersikukuh tidak akan meminta maaf kepada Jokowi dan memilih membusuk dalam penjara, andaikan ia benar-benar dipenjara.

“Saya sampaikan kenapa saya berkata seperti itu karena kita lihat dalam peristiwa 4 November 2016 para ulama dan habaib diberondong gas air mata, tapi Presiden malah kabur. Kalian yang melaporkan saya, jika hal itu akhirnya dianggap kesalahan maka saya tidak akan minta maaf, lebih baik saya busuk di dalam penjara." kata Habib Bahar bin Smith dilansir TribunJabar.id dari Tribunnews.com.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved