Ternyata Jalan Riau Menyimpan Sejarah Panjang, Begini Ceritanya
Satu di antara tempat bersejarah dan pernah menjadi tempat aktivitas kelompok elit Eropa adalah di Jalan Riau (Riouwstraat) yang kini bernama Jalan L.
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Theofilus Richard
Setelah kemerdekaan, Pemerintah Indonesia melakukan langkah nasionalisasi terhadap berbagai aset semisal perumahan, bank, perusahaan, hotel, dan lain-lain.
• Fakta Terbaru Kasus Suap Meikarta, KPK Sudah Jadwalkan Pemeriksaan Aher: Kami Perlu Periksa Dia
Beberapa rumah di pemukiman orang Eropa diambil alih menjadi hak milik masyarakat setempat sekitar. Sedangkan, beberapa rumah lainnya menjadi hak milik negara atau Pemerintah Indonesia.
Iwan menjelaskan pengambil alihan sejumlah lahan, pemukiman, dan lain-lain, merupakan pengembalian hak milik atas kemerdekaan Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, lahan pemukiman yang berada dekat di pusat pemerintahan, mulai dialihfungsikan masyarakat menjadi ladang bisnis bangunan komersil.
Sebagaimana yang telah tampak saat ini, munculnya perbankan, outlet fesyen, hotel, rumah makan, dan lain-lain, menampilkan pergeseran wajah sekitar Jalan Riau, yang mempengaruhi komunikasi, sosial, dan budaya.
"Bangunan mempengaruhi kultur sosial, komunikasi kultur jadi cenderung elit," pungkasnya.
Meski wajah Jalan Riau sudah berubah, menurut Iwan, daerah tersebut idealnya tetap menjadi kawasan perumahan.
Selain itu, kata Iwan, setelah Pemerintah Jepang mundur, orang-orang Eropa yang ditawan, kemudian diambil alih oleh TNI dan masyarakat.
Masyarakat pun mengadakan perjanjian dengan orang Eropa tersebut. Jika mereka masih ingin tinggal di Indonesia, maka akan hidup sebagai budak.
Tetapi jika mereka menolak, orang Eropa itu dipersilakan pergi dari Indonesia.
"Di awal kemederkaan, paham nasionalisme masyarakat Indonesia begitu tinggi, mereka sentimen terhadap hal-hal berbau kolonialisme atau anti Belanda," ujar Iwan.
• Jawaban Amien Rais Ditanya Hoax 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos yang Bikin Gaduh Jagat Politik
• Korban TPPO, Dijanjikan Pekerjaan Bergaji Rp 5 Juta, Ternyata Dijual ke Lelaki Hidung Belang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jalan-riau.jpg)