Minggu, 10 Mei 2026

Bikin Macet, 48 Kendaraan yang Parkir Liar Terjaring Razia Dihub Kota Bandung dan Polisi

Puluhan kendaraan terjaring razia saat petugas Dishub Kota Bandung bersama kepolisian melakukan penertiban parkir liar.

Tayang:
Istimewa/Dishub Kota Bandung
PARKIR LIAR - Petugas gabungan menertibkan parkir liar di salah satu titik Kota Bandung, Minggu (10/5/2026). Puluan kendaraan terkena razia dan langsung ditilang. 
Ringkasan Berita:
  • Puluhan kendaraan terjaring razia saat petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung bersama kepolisian melakukan penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan Kota Bandung, Sabtu (9/5/2026)
  • Kegiatan menyasar delapan titik rawan pelanggaran dan kemacetan seperti Jalan Asia Afrika, Sudirman, Gardujati, Paskal, Pasteur-Djunjunan, Wastukancana, Purnawarman BEC, dan Otista
  • Operasi gabungan tersebut dilakukan untuk menindak parkir liar yang mengganggu ketertiban lalu lintas

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan kendaraan terjaring razia saat petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung bersama kepolisian melakukan penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan Kota Bandung, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 dengan menyasar delapan titik rawan pelanggaran dan kemacetan seperti Jalan Asia Afrika, Sudirman, Gardujati, Paskal, Pasteur-Djunjunan, Wastukancana, Purnawarman BEC, dan Otista.

Kepala Seksi Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh mengatakan operasi gabungan tersebut dilakukan untuk menindak parkir liar yang mengganggu ketertiban lalu lintas.

"Sesuai tupoksi kami, yaitu penertiban parkir liar di ruas jalan. Terutama parkir di trotoar, parkir di bawah rambu larangan, ataupun parkir di bahu jalan," ujar Ulloh, Minggu (10/5/2026).

Dari kegiatan tersebut, petugas menindak sevbanyak 48 kendaraan dengan berbagai bentuk sanksi. Sebanyak sembilan sepeda motor diangkut, 14 kendaraan ditilang manual oleh kepolisian, serta 25 kendaraan dikenai tilang elektronik menggunakan perangkat hand held.

"Tilang elektronik langsung jadi, ditempel di kendaraannya," katanya.

Baca juga: Adu Kekuatan Persija vs Persib Sore Ini: Persib Siap Full Team, 1 Pemain Macan Potensi Absen

Dia mengatakan, kawasan Jalan Pasteur-Djunjunan dan Purnawarman BEC menjadi titik paling krusial dalam operasi kali ini karena tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi, terutama saat akhir pekan.

Dalam razia tersebut, pihaknya juga menyoroti aktivitas kendaraan travel yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di bahu jalan karena kondisi itu kerap memicu kemacetan.

"Imbauannya kepada travel, silakan menaikkan dan menurunkan penumpang. Tetapi kalau terlalu lama di bahu jalan, lebih baik masuk ke garasi atau pool-nya, jangan sampai di pinggir jalan," ucap Ulloh.

Menurut Ulloh, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut meningkat pada akhir pekan karena tingginya mobilitas kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung.

"Apalagi di jalan-jalan krusial yang rawan macet seperti Pasteur. Di hari weekend ini banyak kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung, sehingga bisa menyebabkan kepadatan lalu lintas," katanya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berupaya menghadirkan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan di Kota Bandung. Harapannya, pengguna jalan dan pengendara dapat mematuhi aturan yang berlaku, khususnya terkait lokasi yang diperbolehkan memarkir kendaraan. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved