Bikin Macet, 48 Kendaraan yang Parkir Liar Terjaring Razia Dihub Kota Bandung dan Polisi
Puluhan kendaraan terjaring razia saat petugas Dishub Kota Bandung bersama kepolisian melakukan penertiban parkir liar.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Puluhan kendaraan terjaring razia saat petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung bersama kepolisian melakukan penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan Kota Bandung, Sabtu (9/5/2026)
- Kegiatan menyasar delapan titik rawan pelanggaran dan kemacetan seperti Jalan Asia Afrika, Sudirman, Gardujati, Paskal, Pasteur-Djunjunan, Wastukancana, Purnawarman BEC, dan Otista
- Operasi gabungan tersebut dilakukan untuk menindak parkir liar yang mengganggu ketertiban lalu lintas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan kendaraan terjaring razia saat petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung bersama kepolisian melakukan penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan Kota Bandung, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 dengan menyasar delapan titik rawan pelanggaran dan kemacetan seperti Jalan Asia Afrika, Sudirman, Gardujati, Paskal, Pasteur-Djunjunan, Wastukancana, Purnawarman BEC, dan Otista.
Kepala Seksi Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh mengatakan operasi gabungan tersebut dilakukan untuk menindak parkir liar yang mengganggu ketertiban lalu lintas.
"Sesuai tupoksi kami, yaitu penertiban parkir liar di ruas jalan. Terutama parkir di trotoar, parkir di bawah rambu larangan, ataupun parkir di bahu jalan," ujar Ulloh, Minggu (10/5/2026).
Dari kegiatan tersebut, petugas menindak sevbanyak 48 kendaraan dengan berbagai bentuk sanksi. Sebanyak sembilan sepeda motor diangkut, 14 kendaraan ditilang manual oleh kepolisian, serta 25 kendaraan dikenai tilang elektronik menggunakan perangkat hand held.
"Tilang elektronik langsung jadi, ditempel di kendaraannya," katanya.
Baca juga: Adu Kekuatan Persija vs Persib Sore Ini: Persib Siap Full Team, 1 Pemain Macan Potensi Absen
Dia mengatakan, kawasan Jalan Pasteur-Djunjunan dan Purnawarman BEC menjadi titik paling krusial dalam operasi kali ini karena tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi, terutama saat akhir pekan.
Dalam razia tersebut, pihaknya juga menyoroti aktivitas kendaraan travel yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di bahu jalan karena kondisi itu kerap memicu kemacetan.
"Imbauannya kepada travel, silakan menaikkan dan menurunkan penumpang. Tetapi kalau terlalu lama di bahu jalan, lebih baik masuk ke garasi atau pool-nya, jangan sampai di pinggir jalan," ucap Ulloh.
Menurut Ulloh, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut meningkat pada akhir pekan karena tingginya mobilitas kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung.
"Apalagi di jalan-jalan krusial yang rawan macet seperti Pasteur. Di hari weekend ini banyak kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung, sehingga bisa menyebabkan kepadatan lalu lintas," katanya.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berupaya menghadirkan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan di Kota Bandung. Harapannya, pengguna jalan dan pengendara dapat mematuhi aturan yang berlaku, khususnya terkait lokasi yang diperbolehkan memarkir kendaraan. (*)
| Dari Bandung untuk Indonesia: Kisah 7 Tahun Marketlab Id Tumbuh Bersama Ratusan Bisnis |
|
|---|
| Cara PVJ Bandung Kelola Sampah Mandiri Sejak 2014: Integrasi 350 Tenant, Produksi Pupuk Organik |
|
|---|
| Tren Foto Studio di Bandung: Dari Gaya Hidup hingga Kebutuhan Konten Media Sosial yang Menarik |
|
|---|
| Kejurnas Karate Piala Ketum PB Forki IV 2026 di Bandung: 1.241 Atlet Berebut Tiket Internasional |
|
|---|
| Antisipasi Kemacetan di Bandung usai Nobar Persib vs Persija, Polisi Bakal Siaga di Sejumlah Jalur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Petugas-gabungan-menertibkan-parkir-liar-di-salah-satu-titik-Kota-Bandung-Minggu-1052026.jpg)