Selasa, 28 April 2026

Lima Alasan Pemilu 2019 Lebih Rumit Dibanding Pemilu 2014

Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq menilai pemilu 2019 akan lebih rumit daripada pemilu sebelumnya. Ini alasannya.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: taufik ismail
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
Logistik untuk Pemilu 2019 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemilu 2019 secara serentak akan digelar 17 April 2019.

Secara teknis, pelaksanaan Pemilu 2019 lebih rumit dibandingkan Pemilu 2014.

Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq mengatakan ada lima alasan pemilu 2019 lebih rumit.

1. Digelar Serentak

Pemilu 2019, baik pemilihan legislatif dan pemilihan presiden digelar di hari yang sama.

"Dulu, kan, pileg dulu, baru tiga bulan kemudian pilpres. Sekarang disatukan di hari yang sama," ujarnya ketika ditemui di Gedung DPRD Jabar, Kamis (15/11/2018).

Inilah ribuan surat suara yang hendak dimusnahkan KPU Kab Cirebon.
Ilustrasi surat suara. (TRIBUN JABAR / SITI MASITHOH)

2. Banyaknya surat suara

Karena pileg dan pilpres digabungkan, maka surat suara yang harus dicoblos pemilih pun banyak, yaitu lima lembar.

Kelima lembar tersebut untuk memilih DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI, DPD RI, dan presiden.

Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudi Wisnu Andiko saat mengosongkan kotak suara di KPUD Purwakarta, di Jalan Flamboyan Purwakarta Senin (18/4).
Ilustrasi kotak suara. (TRIBUN JABAR/ MEGA NUGRAHA)

3. Perlu lima kotak suara

Karena ada lima surat suara yang dicoblos, maka jumlah kotak suara pun berjumlah lima di setiap TPS.

Pemilih harus teliti saat memasukan surat suara agar surat suara masuk ke kotak yang tepat.

4. Dapil dan parpol bertambah

Pembagian daerah pemilihan pada pemilu 2019 lebih banyak dibanding pemilu 2014.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved