Rabu, 13 Mei 2026

Berawal dari Pilkada DKI Jakarta, Kelompok MCA Kian Brutal Sebarkan Fitnah

Kelompok ini terkenal karena kerap menyebarkan isu tidak benar mengenai Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal dengan sebutan Ahok.

Tayang:
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Isal Mawardi
Istimewa
Pelaku penyebaran isu provokatif dan ujaran kebencian yang terorganisir dengan nama The Family Muslim Cyber Army saat rilis di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (28/02/2018). Modus kelompok tersebut ialah menyebar ujaran kebencian dan konten berbau SARA, MCA juga menyebarkan konten berisi virus kepada pihak tertentu yang bisa merusak perangkat si penerima (Kompas/ Maulana Mahardhika) 

TAW (40) ialah anggota MCA yang menyebarluaskan berita hoaks tersebut di Facebook.

TAW menulis, korban yang bernama Bahro (versi TAW) dibunuh oleh orang gila. TAW juga mengkonfirmasi bahwa Bahro merupakan seorang muadzin.

Namun, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana mengatakan bahwa fakta yang sesungguhnya ialah Bahro bukan seorang muadzin dan tersangka bukan lah orang gila.

Hal tersebut bermula saat pelaku pembunuhan, R (40), S (40), dan JJ (44) mendapatkan informasi bahwa di rumah Bahro terdapat barang berharga.

Setelah ketiga pelaku itu masuk ke dalam rumah Bahro, mereka tidak menemukan barang berharga itu.

Lantas, mereka bertiga pun memaksa Bahro untuk memberitahu perihal keberadaan barang berharga tersebut.

Bahro pun enggan memberikan keterangan sehingga nyawa Bahro pun tak tertolong usai disiksa oleh ketiga pelaku.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved