Berawal dari Pilkada DKI Jakarta, Kelompok MCA Kian Brutal Sebarkan Fitnah
Kelompok ini terkenal karena kerap menyebarkan isu tidak benar mengenai Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal dengan sebutan Ahok.
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.ID - Kepolisian Republik Indonesia berhasil menangkap 14 pelaku utama penyebar hoaks dan ujaran kebencian.
Beberapa diantaranya ML, RS, Yus, dan RSD. Mereka kerap menyebarkan hoaks lewat dunia maya perantara Whatsapp dan Twitter.
Keempat pelaku ini tergabung dalam grup Whatsapp bernama 'The Family MCA'. MCA dikenal warganet dengan kepanjangan Muslim Cyber Army.
Kelompok ini tidak terorganisir dan tidak berpusat pada satu komando sehingga pihak kepolisian pun agak kesulitan melacak anggota MCA.
Karena sudah banyaknya laporan yang masuk, petugas kepolisian langsung membekuk 4 tersangka di 4 kota yang berbeda di Indonesia.
Yus ditangkap di Bandung, RS ditangkap di Bali, ML dibekuk di Jakarta Utara, sementara RSD ditangkap di kepulauan Bangka Belitung.
Hal ini menunjukan, MCA memiliki anggota hingga puluhan ribu yang tersebar di berbagai daerah.
Tersangka MCA yang ditangkap, yaitu ML di Tanjung Priok, RSD di Pangkal Pinang, RS di Bali, Yus di Sumedang, dan RC di Palu.
— BARESKRIM POLRI (@BareskrimPolri) February 27, 2018
The Family MCA .
Melempar isu kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu.
MCA memiliki beberapa kelompok sejenis yang berbeda-beda, tetapi masih menggunakan MCA dalam nama kelompok.
MCA kerap kali menyebar fitnah di media sosial, mulai dari isu penyerangan ulama, isu kebangkitan PKI, hingga menyebar kebohongan mengenai Presiden Joko Widodo.
Namun, saat ini polisi masih melakukan pencarian terhadap pengurus utama (kepala) MCA yang saat ini masih belum diketahui keberadaannya.
Polisi Kejar Salah Satu Tersangka Anggota MCA Ke Luar Negri#thebestpol #polripromoter pic.twitter.com/iWJf8zAUMV
— Divisi Humas Polri (@DivHumas_Polri) February 28, 2018
Berawal dari Pilkada DKI Jakarta 2017
Grup MCA sebenarnya telah muncul saat pergelaran Pilkada DKI Jakarta tahun lalu.
Kelompok ini terkenal karena kerap menyebarkan isu tidak benar mengenai Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal dengan sebutan Ahok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mca_20180228_191333.jpg)