Tribun Health
Pria Kencing Jongkok Dianggap Konyol? Anda Salah Besar, Ini Faktanya
Sudah hal yang lumrah cara kencing laki-laki dilakukan dengan cara berdiri. Kencing berdiri selain secara. . .
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Fauzie Pradita Abbas
1. Aliran Kencing Akan Lebih Baik dan Sehat
Dikutip dari klikdokter.com saat kita jongkok sempurna seperti saat buang air besar, kandung kemih kita akan tertekan dan semua air seni kita akan keluar dari tubuh tanpa bersisa dan usahakan batuk-batuk kecil agar lebih tertekan lagi kandung kemih kita dan tidak bersisa lagi air seni kita.
Hal ini sesuai dengan penjelasan bahwa peningkatan tekanan intra perut akan membuat peningkatan tekanan intra vesica (kandung kemih) yang membuat aliran urin yang dikeluarkan menjadi lebih baik.
2. Agar Lebih Tuntas
Saat kita buang air seni dengan jongkok biasanya di ikuti kita buang gas (membuang sisa metabolisme lagi dan jarang sekali terjadi saat buang air seni dengan berdiri).
Penyebab Irfan Bachdim Mengancam Tak Mau Main di Timnas dan Reaksi Emral Soal Sanksi Dedi Kusnandar https://t.co/1CxEUvbovU via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 9, 2017
3. Posisi Berdiri Menyisakan Air Kencing
Saat kita buang air seni dengan berdiri kandung kemih kita tidak tertekan sehingga air seni masih tertinggal sebagian dalam tubuh, stasis yang terjadi dan kemungkinan untuk pembentukan batu kandung kemih menjadi meningkat.
Maka dari itu mari kita membiasakan kencing dengan cara jongkok, bila berada di toilet umum maka pilihlah toilet yang tertutup atau kamar kecil dan tidak menggunakan toilet kencing yang menggantung (urinal).
Bagaimana pun langkah kecil ini bisa menghindarkan kita dari penyakit yang tentunya kita semua hindari.
Larangan dalam Islam
Dalam agama islam, kebanyakan orang yang biasanya kencing berdiri kemudian mereka akan mendirikan salat, ketika akan ruku’ atau sujud maka terasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya.
Itulah sisa air kencing yang tidak habis terpencar ketika kencing sambil berdiri, apabila hal ini terjadi maka shalat yang dikerjakannya tidak sah karena air kencing adalah najis dan salah satu syarat sahnya shalat adalah suci dari hadats kecil maupun hadats besar.

Kebiasaan orang kencing berdiri akan mudah lemah bathin, karena sisa-sisa air dalam pundi-pundi yang tidak habis terpancar menjadikan kelenjar otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-pipis_20171109_095057.jpg)