Sorot

Merekonstruksi Makna

SEORANG teman mengirimkan pesan melalui WhatsApp, sehari setelah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
ISTIMEWA DOKUMENTASI PRIBADI FACEBOOK

Dari sisi konten, pelayanan terhadap masyarakat memang seharusnya lebih mudah dan gratis. Apalagi ditunjang kecanggihan teknologi yang terus berkembang.

Dari sisi sumber daya manusia, tentu petugas pelayanan masyarakat sudah mendapat upah dari negara.

Hak setiap warga negara mendapat pelayanan publik yang terbaik, tercepat, dan termudah.
Negara juga memiliki kewajiban mencari solusi permasalahan pungli, tidak sekadar penindakan.

Selain itu, bagi aparatur, wajib hukumnya merekonstruksi makna dari tugas yang diembannya sebagai pelayan masyarakat.

Pada hakikatnya, bukan hanya aparatur negara.

Semua wajib merekonstruksi makna dari pekerjaan atau tanggung jawab yang kita emban.

Merekonstruksi makna memang tidak mudah.

Butuh usaha dan waktu untuk mengerti sekaligus memahaminya.

Satu di antara fondasi untuk merekonstruksi makna, adalah nasihat dari ustaz Syafiq Basalamah, yang mengatakan aku ada untuk apa?

Semoga kita semua mau dan menyisihkan waktu untuk melakukan perenungan diri. (*)

Naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Rabu (26/10/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved