Sorot
Sampah Styrofoam
CUITAN Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di linimasa Twitter itu mengabarkan soal pelarangan pemakaian.....
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Semakin tinggi kadar lemak dalam makanan atau minuman, semakin cepat zat kimia itu pindah.
Makanan atau minuman yang mengandung alkohol dan asam juga dapat mempercepat laju perpindahan.
Semakin panas suatu makanan, semakin cepat pula migrasi bahan kimia styrofoam ke dalam makanan.
Itu baru dampak untuk kesehatan. Belum lagi dampak bagi lingkungan, yang tentu saja buruk.
Karena styrofoam tak bisa diurai. Limbahnya sangat berbahaya bagi kehidupan.
Karena itu, pelarangan ini menjadi signifikan dan sangat penting untuk menjaga kesehatan warga dan lingkungan Kota Bandung.
Yang kemudian harus dilakukan adalah sosialisasi harus benar-benar gencar, sehingga masyarakat tidak terkaget-kaget dan dirugikan. (*)
Naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Sabtu (15/10/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/machmud-mubarok-wartawan-tribun-jabar_20161015_092756.jpg)