Sorot
Sol! Sol Sepatu!
MELIHAT tukang sol sepatu, sesaat teringat insiden sepatu yang masuk sejarah dunia di mana seorang wartawan.....
Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sambil sesekali melihat ke arah kiri dan kanan. Lalu lelaki tua itu mengeluarkan tiga lembar uang kertas Rp 1.000 dari kotak kanan yang bertuliskan 'sepatu'.
Si anak kecil masih terdiam dan ragu. Si lelaki tua beranjak dari duduknya sambil tangan kirinya menyodorkan tiga lembar uang seribuan tadi. Si anak kecil terlihat semakin ragu.
Anak kecil itu pun akhirnya menerima uang Rp 3.000 dari lelaki tua tersebut. Sambil mengibas-ngibaskan uang, anak kecil itu berlari ke arah wanita yang berada di gerobak kayu yang mungkin adalah ibunya.
Si lelaki tua tukang sol sepatu terlihat tersenyum dan cepat-cepat memasukkan sepatu merek Specs yang masih bagus dan terlihat masih layak pakai itu.
Ia pun berlalu dari hadapan saya yang masih terbengong-bengong menyaksikan adegan satu babak drama kehidupan yang berlangsung sekitar 30 menit.
Sementara, si anak kecil terlihat dengan wajah semringah melanjutkan mendorong gerobak yang ditarik seorang wanita yang mungkin juga adalah bukan ibunya.
Sedangkan, dari arah lain samar-samar terdengar lelaki tua tukang sol sepatu itu berteriak "Sol! Sol Sepatu!"
Kisah ini nyata, sarat makna dan perlu sedikit renungan diperuntukkan bagi siapa saja, aktivis, intelektual, pahlawan, pejuang, DPR, pemerintah, LSM, Ulama dan siapa saja: Mohon dengan sangat jangan ikuti jejak tukang sol sepatu itu.
Yang tua, banyak pengalaman bukan berarti boleh-boleh saja membodohi anak kecil.
Ingat, ada Tuhan yang menggerakkan anak kecil itu membawa sepatu bola kepada lelaki tua si tukang sol sepatu. (*)'
Naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Sabtu (24/9/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dicky-fadiar-djuhud-versi-lebar_20150619_144531.jpg)