Sorot
Relawan PON Venue Batudua
MESKI baru akan dibuka secara resmi, Sabtu (17/9/2016), sejumlah pertandingan dan perebutan medali.......
Penulis: Arief Permadi | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sebab, tanpa solusi yang tepat, permintaan sumbangan mungkin berhenti, tapi tidak masalahnya.
Jika dana operasional yang diminta para relawan tak ada, penghentian permintaan sumbangan, tentu segera akan diikuti dengan "mogok" kerja.
Padahal, sekali lagi, para relawan itu adalah warga setempat, dan tugas mereka resmi dari PB PON.
Adanya relawan resmi PON yang sampai meminta-minta sumbangan kepada para atlet dan ofisial sudah barang tentu menyedihkan, sekaligus memalukan.
Kegelisahan para relawan PON Batudua ini tentu harus mendapat perhatian.
Ini pelajaran, karena hal-hal yang menyesakkan yang mencoreng-moreng suksesnya perhelatan besar, kerap terjadi karena kita cenderung mengabaikan hal-hal yang kita anggap kecil.
Sejatinya PON adalah pesta rakyat. Jangan sakiti perasaan mereka dengan mengabaikan haknya. (*)
Naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Kamis (15/9/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
