Sorot
Wasit dan Persib
RASA cinta bobotoh tidak akan luntur meski Persib Bandung menderita kekalahan telak dari lawannya.
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Wasit yang jelek dalam memimpin pertandingan tentu akan merugikan tim yang kalah dan yang menang pun tentu kurang puas dengan hasil yang dicapai.
Namun kondisi itu seakan kerap terjadi di negeri ini.
Semua tentu sepakat perjuangan Umuh dan kelompoknya untuk merevolusi tata kelola perwasitan harus terwujud demi lahirnya profesionalisme wasit persepakbolaan Indonesia.
Khusus bagi Persib, yang tentunya Kang Djanur pun tahu, bahwa tidak ada salahya jika kritikan dari bobotoh soal kekompakan dan mental pemain menjadi catatan utama yang perlu digenjot dalam menghadapi laga kedua di putaran kedua ISC.
Setidaknya Pangeran Biru bisa tetap menunjukkan performa terbaiknya meski wasit belum profesional. Karena perjuangan untuk melahirkan wasit yang profesional itu pasti harus melalui berbagai rintangan termasuk waktu yang tidak sedikit. (*)
Naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Selasa (13/9/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dedy-herdiana-wartawan-tribun-jabar_20160526_092337.jpg)