Sorot
Kontemplasi
MERUPAKAN waktu yang tepat untuk menyingkirkan puing sekaligus bongkahan dosa.
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
SATU di antara anugerah itu adalah kembali diberi kesempatan untuk menyapa bulan suci Ramadan. Kesempatan, karena belum tentu tahun depan bisa menyapanya lagi.
Kesempatan, karena merupakan waktu yang tepat untuk menyingkirkan puing sekaligus bongkahan dosa, dan merekonstruksi diri menjadi lebih baik.
Lebih baik cara berpikir, bertutur, bersikap, dan berkarya.
Ramadan disambut dengan euforia melalui caranya masing-masing. Seperti di Desa Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, yang menggelar perang lumpur, Tribun Jabar, Minggu (5/6/2016).
Warga berloncatan ke kolam hingga penuh sesak. Perang lumpur selalu dimulai dengan acara ngubyak balong, yakni menangkap ikan dengan tangan kosong.
Mulai ikan lele, kancra, gurame, nila, tambak, hingga nilem.
Warga tak hanya mendapat ikan secara gratis, tetapi juga disediakan door prize bagi yang berhasil menangkap ikan yang sudah dipasangi pita khusus.
Tak pelak, dalam waktu singkat, air kolam menjadi berlumpur dan berwarna cokelat pekat. Ini pertanda perang bisa dimulai.
Lumpur beterbangan, tak peduli siapa yang lebih dulu melempar. Meski seluruh tubuh penuh lumpur, tak ada yang marah.
Apalagi dendam, saat acara berakhir.
Namun, setiap menjelang Ramadan, selalu ada anomali yang cukup mengganggu, yaitu fakta adanya kenaikan harga, terutama daging sapi dan daging ayam.
Harga daging sapi, hingga Minggu (5/6/2016) masih terpantau di kisaran Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu per kg.
Padahal beberapa hari sebelum Ramadan, Presiden Jokowi sudah menginstruksikan secara lisan agar harga daging sapi di kisaran Rp 80 ribu per kg.
Tapi yang ada, hanya sidak pihak terkait, dan rencana operasi pasar. Hanya itu. Karena di bulan puasa, sebaiknya kita sabar menemui hal sama yang terjadi setiap tahun.
Pada bulan suci ini, jadi momen tepat untuk berkontemplasi. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, kontemplasi adalah renungan dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/agung-yulianto-wibowo-wartawan-tribun-jabar_20160607_092242.jpg)