Sorot
Melawan Teror
Karena sangat jauh berbeda antara mereka yang berani dengan warga yang tidak peduli.
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Dedy Herdiana
Padahal kalau mereka mau meluangkan waktu untuk sekadar melaporkan kecurigaan kepada aparat pemerintah dan keamanan, tentu aksi-aksi melawan kemanusiaan itu bisa dicegah lebih dini.
Intinya, kekompakan, kebersamaan, dan kepedulian masyarakat, ditambah kekuatan bimbingan dari keluarga, bisa menjadi senjata untuk melawan dan melumpuhkan aktitivas dan paham radikal.
Slogan "Kami Tidak Takut" bukan berarti kita menjadi jemawa, pongah dengan kekuatan kita, tapi merupakan bentuk kekuatan yang dilandasi kebersamaan untuk mengecilkan eksistensi kaum perusuh.
Jangan sampai slogan itu malah menambah panas kaum radikal karena dianggap seperti tantangan agar mereka melakukan aksi teroris kembali di negeri ini. (*)
Naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Selasa (19/1/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/machmud-mubarok-baru-digedein_20150722_101137.jpg)