Teras

Afif. . . .

ANAK muda itu sepertinya tidak punya rasa gentar.

Penulis: cep | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Cecep Burdansyah. 

ANAK muda itu sepertinya tidak punya rasa gentar.

Dari caranya berjalan, wajahnya yang dingin, serta caranya memegang pistol dan memuntahkan peluru, terlihat tenang.

Beraksi di tengah kerumunan polisi, seakan ia ingin menunjukkan kepada kita, aksi koboinya memang sudah siap menyambut kematian.

Sunakim alias Afif, dan temannya yang juga membawa pistol, akhirnya tersungkur dan tergeletak berlumur darah di atas aspal, ketika orang lain termasuk polisi mencari perlindungan.

(lihat: VIDEO: Ungkap Ledakan di Bawah Mobil TV One, Puslabfor Mabes Polri Didatangkan)

Keberaniannya memuntahkan peluru yang diarahkan pada polisi memang tujuannya menyasar korban di pihak kepolisian.

Tapi ada yang lebih dari itu, ia menunjukkan pada semua orang bahwa ia sedang melawan negara.

Ia sadar bahwa ia hanyalah anak seorang buruh tani, tapi ia ingin semua orang tahu bahwa anak seorang buruh tani dari sebuah desa berani melawan negara.

Ia sadar kematian sudah dekat tapi ada yang lebih penting, Negara dan masyarakat terguncang.

Kita sudah terbiasa melihat aksi Afif hanya dalam film-film koboi Hollywood. Kali ini kita terhenyak karena aksi itu sungguh terjadi dan dilakukan oleh anak muda dari sebuah desa di Subang.

(lihat: VIDEO: Terakhir Melatih, Pelatih Djadjang Nurdjaman Peluk Satu Per Satu Pemain Persib Bandung)

Kita tidak tahu apa yang telah membuat dirinya begitu bernyali untuk melakukan aksi layaknya seorang koboy jagoan?

Akal waras mengatakan aksi terror adalah aksi paling keji karena menelan korban orang-orang yang tidak berdosa. Di mana pun.Tapi itu dari perspektif orang waras.

Dari posisi pelaku, membunuh orang tidak berdosa dianggap bukan kesalahan atau kekejaman, tapi jadi ritus karena memang sasarannya adalah negara.

Mereka tahu Negara punya kewajiban melindungi warganya, menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved