Kesehatan
Mentimun, Makanan Rasulullah Muhammad yang Digemari Orang Sunda
Pola makan Muhammad ini dikenal dengan istilah "food balancing," menyeimbangkan sifat yang berlebih dari suatu makanan dengan lawannya.
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.CO.ID - Hampir di semua warung-warung makan khas Sunda di Jawa Barat atau di daerah lainnya, selalu menyediakan buah mentimun untuk lalapan sambal. Bahkan ada sebagian orang yang memang menyengaja mengonsumsinya.
Nah, kegemaran orang Sunda mengonsumsi mentimun ini, ternyata juga dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Muhammad menyantap mentium untuk kesehatan, yaitu untuk menyeimbangkan makanan ketika ia mengonsumsi makanan yang sifatnya panas, seperti saat memakan buah kurma. Lalu Muhammad menyeimbangkan dengan mentium karena sifat timun adalah dingin.
Dalam sebuah hadist juga disebutkan kalau Muhammad memang mengonsumsi mentimun. "Aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam makan mentimun dengan ruthab (kurma muda)." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dikutip dari laman muslim.or.id, pola makan Muhammad ini dikenal dengan istilah "food balancing," menyeimbangkan sifat yang berlebih dari suatu makanan dengan lawannya. Itulah mengapa Muhammad selalu tampil prima dan sehat.
Belakangan pola makan sehat itu menjadi tren dan orang-orang menyebutnya dengan istilah FC atau food combining. FC adalah pola makan yang diselaraskan dengan ritme sirkardian (mekanisme alamiah tubuh manusia). Metode ini tidaklah membatasi jenis makanan tertentu, namun mengatur kombinasi makanan sehingga sesuai dengan kemampuan dan siklus pencernaan tubuh. Dengan menerapkan metode ini diharapkan beban pencernaan akan lebih ringan, tubuh dapat menyerap nutrisi secara sempurna, racun dapat dikeluarkan dari tubuh, dan sisa energi untuk pencernaan dapat disalurkan bagi perbaikan organ tubuh lainnya.
Ditinjau dari kandungan gizinya, mentimun memang memiliki kandungan gizi yang baik. Dikutip dari laman manfaat.co, mentimun terdiri dari 95% air dan secara alami rendah kalori, lemak, kolesterol dan sodium. Menurut USDA National Database Gizi, 1 cangkir irisan mentimun dengan kulitnya (sekitar 119 gram) mengandung :
115 gram air
16 kalori
0,8 gram protein
0,2 gram lemak
2,9 gram karbohidrat (termasuk 0,9 gram serat dan 1,8 gram gula)
Di dalam secangkir ketimun ini, juga mencukupi kebutuhan harian zat seperti 11% dari vitamin K, 4% vitamin C, magnesium, kalium dan mangan dan 2% dari vitamin A, thiamin, riboflavin, B-6, folat, asam pantotenat, kalsium, zat besi, fosfor, seng dan tembaga.
Buah mentium sangat baik untuk kesehatan. Manfaat ketimun bagi kesehatan sangat beragam, mengkonsumsi ketimun akan menambah asupan berbagai zat yang penting untuk tubuh. Berikut adalah ulasan berbagai manfaat mentimun untuk kesehatan tubuh manusia.
1. Melindungi Otak
Di dalam ketimun terdapat sejumlah zat yang bernama flavanol (fisetin), yang memiliki manfaat dalam peningkatan memori dan melindungi sel-sel saraf, dari penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia. Pada penelitian yang dilakukan oleh tikus, senyawa fisetin ini memberikan perlindungan secara progresif terhadap gangguan Alzheimer.
2. Asupan Antioksidan
Ketimun memang kaya dengan beragam jenis antioksidan juga terdiRI dari :
flavonoid
quercetin
apigenin
luteolin
kaempferol
termasuk vitamin C dan beta karoten
Antioksidan dapat membantu melawan pertumbuhan gejala kanker dan menurunkan resiko penyakit kronis termasuk penyakit jantung.
3. Menjaga asupan air bagi tubuh
Ketimun mengandung 96% kadar air yang lebih baik dibanding air biasa. Memekan ketimun, dapat menghindarkan diri dari dehidrasi dan tentunya membantu menetralkan toksin dalam tubuh.
4. Menyehatkan Jantung
Kandungan dalam jus mentimun berupa kalium seperti pada manfaat pisang, juga magnesium dan serat yang sangat baik dikonsumsi bagi penderita darah tinggi atau pun rendah. Keseimbangan kalium di dalam maupun di luar sel-sel sangat penting bagi tubuh, untuk mengontrol keadaan tekanan darah dalam tubuh.
Sebagai elektrolit, kalium adalah ion yang memiliki muatan positif yang harus dipertahankan dalam konsentrasi tertentu (sekitar 30 kali lebih tinggi dalam daripada di luar sel) dalam rangka melaksanakan fungsinya. Hal ini meliputi interaksi zat terhadap sodium, untuk membantu transmisi impuls kontrol saraf, kontraksi otot, dan fungsi jantung.
5. Menjaga Berat Badan yang Sehat
Ketimun sangat rendah kalori, yang bekerja seperti manfaat apel untuk diet. Membuat camilan dengan mengisi satu cangkir mentimun, hanya mengandung 16 kalori. Serat larut dalam mentimun bertekstur seperti gel dalam usus, yang membantu untuk memperlambat pencernaan. Perut akan merasa kenyang lebih lama dan inilah yang merupakan salah satu alasan, mengapa makanan kaya serat dapat membantu mengontrol berat badan.
6. Baik untuk kesehatan gigi dan gusi
Mengunyah mentimun dapat merangsang kelenjar air liur untuk memproduksi lebih banyak dan dapat mengurangi zat asam pada rongga mulut serta bekteri yang tumbuh di dalamnya. Penyakit gusi lain seperti pyorrea secara efektif dapat diobati oleh ketimun.
7. Mendukung Pencernaan Yang Sehat
Pada mentimun terdapat 2 komposisi dasar yang paling kaya keberadaannya, dan paling diperlukan n untuk pencernaan yang sehat yaitu air dan serat. Kandungan serat dan air yang melimpah membersihkan usus dari racun. Kulit mentimun mengandung serat larut, yang membantu menambah kebutuhan buang air besar. Hal ini membantu makanan bergerak melalui saluran pencernaan yang lebih cepat untuk pencernaan sehat.
8. Menjaga Berat Badan yang Sehat
Ketimun sangat rendah kalori, namun mereka membuat camilan mengisi (satu cangkir irisan mentimun hanya mengandung 16 kalori) .8 serat larut dalam mentimun larut ke tekstur seperti gel dalam usus Anda, membantu untuk memperlambat pencernaan Anda. Ini akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan merupakan salah satu alasan mengapa makanan kaya serat dapat membantu dengan kontrol berat badan. (dia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/buah-mentimun_kesehatan_20151107_093012.jpg)