Demonstrasi di Depan Kantor Bawaslu Jabar, Emak-emak Serahkan Replika Mayat

Puluhan orang yang menamakan diri 'Gerakan Rakyat Anti Pemilu Curang' menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bawaslu Jabar, Rabu (15/5/2019).

Demonstrasi di Depan Kantor Bawaslu Jabar, Emak-emak Serahkan Replika Mayat
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana aksi demo di depan Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan orang yang menamakan diri 'Gerakan Rakyat Anti Pemilu Curang' menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bawaslu Jabar, Rabu (15/5/2019).

Dari pengamatan Tribun Jabar, massa yang kebanyakan perempuan atau emak-emak itu memulai aksi sekitar pukul 14:51 WIB sampai pukul 16.29 WIB.

Mayoritas dari mereka adalah perempuan yang mengenakan pakaian serba putih sembari membawa spanduk dan replika mayat yang dibungkus kain putih.

Saat tiba di depan Kantor Bawaslu Jabar, perwakilan massa aksi, Indri Hamzah, dalam orasinya menyampaikan aksi yang mereka lakukan itu dinilai sebagai jalan perjuangan.

"Jauh-jauh kami dari KPU untuk bertemu dengan perwakilan di sini. Bisa untuk menemui kami. Keluar, keluar," ujar Indry, di depan Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung.

Puluhan Emak-emak Gelar Aksi di Kantor KPU Jawa Barat, Melawan Kecurangan yang Terstruktur

Tak berselang lama, dua orang perwakilan Bawaslu Jabar menemui para peserta aksi dan menerima replika mayat.

Koordinator Lapangan aksi, Andi Nenie Sri Lestari, juga membacakan petisi yang ditujukan untuk KPU Jabar dan Bawaslu Jabar.

"Petisi ini emak-emak yang buat. Melalui aksi keprihatinan, apresiasi emak-emak terhadap Pemilu 2019. Kami emak-emak adalah bunda yang melahirkan anak dan cucu penerus bangsa," katanya.

Andi mengaku semua peserta aksi yang hadir merupakan warga biasa, bukan anggota atau berafiliasi dengan partai tertentu.

Mereka menginginkan Pilpres 2019 yang adil dan menghasilkan pemimpin yang baik untuk memimpin ratusan juta orang.

"Kami sangat kecewa penyalahgunaan kekuasaan. Kami turun ke jalan berulang kali melakukan aksi keprihatinan ini. Dalam praktik asas itu sudah dilanggar, kejujuran diabaikan," ujarnya.

Bawaslu Kota Bandung Temukan Sejumlah Pelanggaran dalam Pemilu 2019 di Kota Bandung

Terdakwa Kasus Meikarta : Kenapa yang Terima dan Janji Beri Uang Tidak Dapat Sanksi Seberat Saya?

Sekjen NasDem Pertanyakan Mengapa BPN Tak Laporkan Dugaan Kecurangan ke Bawaslu

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved