Besok, Bakal Ada Uji Coba Rekayasa Pengalihan Arus Lalu Lintas di Kota Bandung, Nih Rutenya

Sebagai bentuk upaya mengatasi kemacetan di Kota Bandung, Satlantas Polrestabes Bandung yang. . .

Besok, Bakal Ada Uji Coba Rekayasa Pengalihan Arus Lalu Lintas di Kota Bandung, Nih Rutenya
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Ilustrasi: Arus lalu lintas dari arah jembatan layang Pasupati Bandung menuju gerbang tol Pasteur, terpantau padat, Sabtu (30/6/2018). Lajur sebelah kanan adalah arus menuju Gerbang Tol Pasteur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Sebagai bentuk upaya mengatasi kemacetan di Kota Bandung, Satlantas Polrestabes Bandung yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung berencana menggelar uji coba rekayasa jalan di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung, Selasa (2/10/2018).

Uji coba rekayasa jalan tersebut, rencananya bakal diberlakukan di antaranya di Jalan Natuna, Jalan Dr Roem, dan Jalan Jatayu‎.

"Selasa besok, kami bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung akan mencoba rekayasa jalan untuk mengurai kemacetan," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza Pratidina via ponselnya, Senin (1/10/2018).

Untuk di Jalan Natuna, kata Reza, rencananya bakal diberlakukan sistem one way (satu jalur), yakni dari arah Jalan Sunda.

Kemudian, lanjut Reza, dari Jalan Sumatera di Jalan Natuna harus belok kanan ke arah Jalan Van Deventer, kemudian keluar ke Jalan Veteran.

"Adapun Jalan Dr Roem juga bakal diberlakukan sistem satu arah. Tapi untuk teknisnya mungkin besok akan berubah," ujar Reza.

Untuk rekayasa jalan di Jalan Jatayu, Reza mengatakan, kendaraan yang semula biasa lurus sampai dengan perlintasan kereta api di Jalan Garuda, besok akan copba dibelokan ke kanan, tepat di pertigaan Taman Abdurahman Saleh, kemudian belok kiri, ke arah rel kereta api.

Reza mengatakan, rekayasa jalan tersebut dilakukan guna mengetahui sejauh mana efektivitas rekayasa jalan untuk mengurai kemacetan di Kota Bandung.

"Hasil rekayasa besok akan jadi pertimbangan apakah akan diberlakukan permanen atau tidak," kata Reza.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved