Ramadan Berkah

Selama Ramadhan, Satpol PP Kota Cimahi Melarang Pemilik Warung Makan Buka Secara Mencolok

Memasuki bulan Ramadan, Satpol PP Kota Cimahi melarang pemilik warteg dan warung makan lainnya membuka secara mencolok.

Selama Ramadhan, Satpol PP Kota Cimahi Melarang Pemilik Warung Makan Buka Secara Mencolok
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Warung makan di Kota Cimahi yang buka pada bulan Ramadan, Jumat (18/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Memasuki bulan Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi melarang pemilik warteg dan warung makan lainnya membuka secara mencolok.

Atas hal tersebut, Satpol PP Kota Cimahi, dalam waktu dekat akan memberikan surat edaran kepada sejumlah pemilik warteg yang ada di Kota Cimahi.

Plt Kasatpol PP Kota Cimahi, Dadan Darmawan mengatakan surat edaran tersebut akan segera diterbitkan dan diedarkan agar pemilik warteg tidak membuka warungnya seperti hari biasa.

Baca: Sule Akhirnya Bicara Soal Gugatan Cerai Istrinya

Baca: Ketua MUI Kota Bandung, Ajak Umat Islam Cerdas dalam Gunakan Medsos Selama Ramadhan

Baca: Selama 3 Tahun, Angka Perceraian di Pengadilan Agama Cimahi Terus Meningkat

"Itu agar mereka (pemilik warteg) agar bisa saling menghargai dan menghormati saja, karena Kota Cimahi masyarakatnya heterogen beda sama kota-kota yang lain," ujar Dadan Darmawan saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Jumat (18/5/2018).

Selama bulan Ramadhan ini, kata Dadan, para pemilik warteg dianjurkan, jika membuka warungnya jangan terlalu mencolok, untuk menghargai umat islam yang tengah menjalankan ibadah puasa.

"Di Kota Cimahi ini kan, mayoritas muslim. Jadi pemilik warteg harus menutup sebagian supaya tidak terlalu mencolok," katanya.


Tetapi, lanjutnya, para pemilik warteg kalau bisa, membuka warungnya ketika menjelang sore atau menjelang buka puasa saja.

Dengan demikian, pemilik warung dengan umat islam yang tengah menjalankan ibadah puasa bisa saling menghargai.

"Untuk aturan jam buka tidak ada, karena sudah adah perintah dari atasan lantaran kondisi masayarakat Kota Cimahi heterogen," katanya.

Sementara untuk antisipasi adanya sweeping ilegal ke sejumlah tempat makan yang buka saat bulan Ramadhan, Satpol PP Kota Cimahi akan terus berkoordinasi dengan jajaran Polres Cimahi.

"Kapolres juga sudah menyampaikan dan himbauan supaya tidak ada sweeping dan itu sudah sampai kepada tokoh-tokoh ulama," katanya.

Sehingga, lanjut Dadan adanya sweeping ormas ke sejumlah tempat makan yang buka di Kota Cimahi saat bukan Ramadan, kemungkinan tidak akan terjadi. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help