TOPIK
Jam Masuk Sekolah di Jabar
-
Aturan dari Dedi Mulyadi ini pun mendapat tanggapan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
-
Jika masuk sekolah pukul 07.00 WIB, tentu ada jeda waktu untuk persiapan berangkat ke tempat sekolah.
-
jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB cukup rawan dengan keamanan, ditambah dengan jalan yang harus dilalui minim dengan penerangan.
-
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta unit pelaksana teknis (UTP) di masing-masing Kabupaten/Kota di Jabar, membuat ketentuan khusus untuk teknis
-
Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, soal jam masuk sekolah pukul 06.30 mendapat sorotan dari pemerintah pusat.
-
Bupati Majalengka Eman Suherman menyatakan dukungannya penuh terhadap kebijakan Gubernur.
-
Pengamat Kebijakan Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Cecep Darmawan, menilai positif terkait kebijakan jam masuk sekolah.
-
- Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, mendukung kebijakan jam masuk sekolah lebih pagi serta hari sekolah dari Senin-Jumat, untuk anak-anak di Jabar.
-
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman menyebut teknis penerapan kebijakan SE jam masuk sekolah diserahkan ke Bupati/Wali Kota
-
Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman, menyebut teknis penerapan kebijakan Surat Edaran (SE) jam masuk sekolah diserahkan ke bupati wali kota.
-
SE juga bukan bagian dari norma hukum, sehingga SE tidak memuat sanksi bagi pelanggarnya.
-
Kebijakan SE tesebut, bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan belajar peserta didik pada pagi hari, serta mendukung pembentukan generasi berkarakter.
-
Ketua Yayasan Arrifaiyah Tanjungsari, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Andi Priatna, akan tetap menerapkan jadwal masuk sekolah pukul 07.00.
-
Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Jabar minta Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengkaji berbagai hal sebelum menerapkan kebijakan masuk sekolah jam 06.30