Senin, 4 Mei 2026

Iduladha 2026

Jelang Iduladha, Peternak di Sumedang Diminta Waspada Maling ternak, Ada 2 Modus Rawan

Para peternak dan pedagang hewan ternak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maling ternak

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Dok Nurzaman untuk Tribun Jabar
ILUSTRASI KANDANG TERNAK - Para peternak dan pedagang hewan ternak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian dengan berbagai modus. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengimbau peternak dan pedagang ternak waspada terhadap potensi pencurian menjelang Iduladha 2026.
  • Modus kejahatan yang sering terjadi adalah pelaku berpura-pura membeli ternak lalu mengajak ke ATM, namun kabur tanpa membayar.
  • Peternak diminta tidak menyerahkan ternak sebelum pembayaran diterima dan memastikan transaksi jelas serta aman.
  • Hewan ternak sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mudah dipantau agar tidak menjadi sasaran pencurian.

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Menjelang Iduladha 2026, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengimbau para peternak dan pedagang hewan ternak di wilayah Kabupaten Sumednag untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian hewan ternak dengan berbagai modus.

Kepada Tribun Jabar.id, Senin (4/5/2026), Sandityo menekankan agar peternak tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai pembeli, terutama jika menunjukkan gelagat mencurigakan.

Kewaspadaan perlu ditingkatkan meski belum ada kasus pencurian hewan ternak di Sumedang menjelang momen Iduladha 2026.

Baca juga: Permintaan Sapi Kurban di Jabar 2026 Diprediksi Naik 21 Persen dari Tahun Lalu

“Jangan terlalu percaya dengan pembeli yang tidak jelas atau mencurigakan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, salah satu modus yang kerap terjadi adalah pelaku berpura-pura membeli ternak, lalu mengajak pemilik ke ATM dengan dalih akan melakukan pembayaran. Namun, saat di lokasi, pelaku justru menghilang tanpa jejak.

Karena itu, ia menegaskan agar peternak tidak menyerahkan ternak sebelum pembayaran benar-benar diterima.

“Jangan menyerahkan ternak sebelum dibayar. Pastikan transaksi jelas dan aman,” katanya.

Selain itu, peternak juga diminta untuk menempatkan hewan ternaknya di lokasi yang mudah dipantau dan tidak jauh dari jangkauan pengawasan.

“Pastikan kandang berada di lokasi yang terpantau, jangan di tempat yang jauh sehingga sulit diawasi,” tambahnya.

Kapolres juga mengingatkan adanya modus lain, yakni pelaku yang berpura-pura menanyakan lokasi kandang dengan tujuan memetakan sasaran.

“Kalau ada orang mencurigakan yang menanyakan lokasi kandang, sebaiknya jangan diberi informasi. Itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan,” tegasnya.

Baca juga: Menjelang Iduladha 2026, Bandung Barat Siapkan 61 Petugas Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Di sisi lain, ia mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna mencegah aksi kriminalitas, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Peran masyarakat sangat penting. Tingkatkan siskamling karena biasanya ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved