Jumat, 1 Mei 2026

Mahasiswa Unpad Gelar Aksi May Day di Jatinangor, Teriakkan Seruan ''Hidup Buruh!''

Aksi ini merupakan bagian dari agenda Aliansi Jatinangor Bergerak yang sebelumnya telah mengumumkan rencana unjuk rasa.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Kiki Andriana
UNJUK RASA - Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar mahasiswa Universitas Padjadjaran tetap berlangsung meski diguyur hujan di kawasan Jatinangor, Sumedang, Jumat (1/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa Universitas Padjadjaran menggelar aksi solidaritas buruh di Tugu Makalangan, Jatinangor, Jumat (1/5/2026) pukul 13.00 WIB.
  • Aksi ini bagian dari agenda Aliansi Jatinangor Bergerak untuk memperingati Hari Buruh Internasional.
  • Polres Sumedang menurunkan sekitar 200 personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban aksi.

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Aksi solidaritas buruh yang digelar mahasiswa Universitas Padjadjaran mulai berlangsung di kawasan Tugu Makalangan, Jatinangor, Kabupaten Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sejak siang, massa aksi yang merupakan mahasiswa Unpad mulai berdatangan ke titik kumpul tersebut untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). 

Aksi ini merupakan bagian dari agenda Aliansi Jatinangor Bergerak yang sebelumnya telah mengumumkan rencana unjuk rasa.

Baca juga: BREAKING NEWS: Buruh Penuhi Depan Gedung Sate, Unjuk Rasa Buntut Rekomendasi UMSK 2026 Dicoret

Di tengah guyuran hujan, para mahasiswa terus menyuarakan dukungan melalui yel-yel.

“Hidup buruh!” teriak salah seorang peserta aksi.

“Hidup!” sahut massa secara serempak.

Aksi tersebut tidak hanya menjadi bentuk solidaritas, tetapi juga sarana menyampaikan berbagai isu ketenagakerjaan di Indonesia, khususnya terkait pemenuhan hak-hak buruh.

Sejumlah spanduk turut dibentangkan dalam aksi tersebut, salah satunya bertuliskan “Hancurkan Kapitalisme”, yang mencerminkan kritik terhadap sistem ekonomi yang dinilai tidak berpihak kepada pekerja.

Pengamanan aksi dilakukan oleh jajaran Polres Sumedang dengan menerjunkan sekitar 200 personel.

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan guna memastikan aksi berjalan tertib dan kondusif.

“Kami turunkan sekitar 200 personel untuk mengawal jalannya aksi agar tetap aman dan tertib,” ujarnya.

Sebelumnya, aparat kepolisian juga telah bersiaga sejak pagi hari di sejumlah titik di kawasan Jatinangor, termasuk dengan menempatkan personel berpakaian sipil serta kendaraan taktis di sekitar Polsek Jatinangor.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved