May Day 2026, Mahasiswa di Sumedang Soroti Upah Buruh Tani hingga Biaya Pendidikan
Massa aksi melakukan long mach dan menggelar unjuk rasa di depan kampus Universitas Padjajaran
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Jatinangor menggelar aksi May Day di depan UNPAD.
- Isu yang disuarakan meliputi ketenagakerjaan, kekerasan seksual terhadap buruh perempuan, program makan bergizi gratis (MBG), dan mahalnya biaya pendidikan.
- Mahasiswa menilai biaya pendidikan masih tinggi dan anggaran pendidikan kurang diprioritaskan dibanding program lain.
- Mereka juga menuntut perhatian terhadap buruh tani yang sering terabaikan, termasuk standarisasi upah.
Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Jatinangor Bergerak menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026).
Massa aksi melakukan long mach dan menggelar unjuk rasa di depan kampus Universitas Padjajaran (UNPAD) tepatnya di Pangkalan Damri, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Dalam aksi solidaritas terhadap buruh tersebut, mahasiswa yang berasal dari UNPAD, IKOPIN University, UPI Sumedang, dan UNWIM ini menyoroti isu ketenagakerjaan, kasus kekerasan seksual terhadap buruh perempuan, program makan bergizi gratis (MBG), hingga mahalnya biaya pendidikan.
Baca juga: Mahasiswa Unpad Gelar Aksi May Day di Jatinangor, Teriakkan Seruan Hidup Buruh!
Fathan Zaky Al Ghifari, Ketua BEM KM Fakultas Pertanian UNPAD, mengatakan, biaya pendidikan di Indonesia, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta masih mahal.
"Biaya pendidikan di perguruan tinggi itu masih bisa dibilang tinggi. Walaupun di beberapa jalur disesuaikan dengan gaji atau penghasilan orang tua, terkadang masih tidak relevan dengan UKT yang dibayarkan oleh mahasiswa,"
"Seperti tahun lalu, ada mahasiswa Pertanian, UKT-nya tidak sesuai dengan gaji orang tuanya, di mana orang tuanya itu pensiunan. Penghasilannya tidak mencukupi untuk bayar UKT, tapi dipatok UKT-nya cukup tinggi," kata Fathan kepada Tribun Jabar.id.
Ia menyebutkan, porsi anggaran untuk pendidikan tidak sesuai dengan pembagian serapan anggaran untuk program makan gizi gratis.
"APBN ini cukup besar, untuk MBG saja bisa mencapai Rp 1 triliun per hari. Saya yakin kalau untuk biaya pendidikan pun pasti bisa ketika memang diusahakan," ucapnya.
Selain itu, ia menilai anggaran pendidikan bukan lagi prioritas utama di Indonesia. Menurutnya, pemerintah cenderung mempririotaskan anggaran untuk energi, MBG. Tetapi, katanya, anggaran untuk pendidikan dinomor duakan,
"Saya berharap, anggaran pendidikan bisa jadi nomor satu, bahkan diprioritaskan," ujarnya.
Selai itu, ia pun menyuarakan nasib buruh tani yang seringkali menghadapi kerentanan ekonomi dan minimnya perlindungan.
Menurutnya, hingga saat ini kesejahteraan buruh tani kerap terlupakan lantaran peringatan hari buruh identik dengan buruh pabrik. Padahal, katanya, banyak juga buruh tani yang dimana hak-haknya belum tersampaikan dengan baik.
Baca juga: Mahasiswa Unpad Siap Turun ke Jalan, Suarakan Hak Buruh dalam Aksi Jatinangor Bergerak Mei 2026
"Ketika petani yang memiliki lahan gagal panen, masih bisa menjual lahannya, tetapi buruh tani yang tidak memiliki lahan gagal panen, tidak ada penghasilan apa-apa lagi. Kita menuntut adanya standarisasi upah buruh tani," ujarnya.
Kemudian, katanya, ia mengecam dan melawan segala bentuk kekerasan seksual terhadap buruh perempuan di Indonesia.
"Kami menuntut tidak terjadi lagu kekeresan seksual terhadap buruh perempuan," katanya
| Kericuhan saat May Day di Bandung, Kapolda Jabar: Kelompok Hitam-hitam Ini Kelompok Kriminal |
|
|---|
| BREAKING NEWS: May Day Diwarnai Kerusuhan di Bandung, Pos Polisi Hingga Videotron Dibakar Massa |
|
|---|
| SITUASI TERKINI Sekitar Tamansari-Cikapayang Bandung, Aksi Mayday Berubah Ricuh, Api Berkobar |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Peringatan May Day di Bandung Diwarnai Perusakan oleh Kelompok Berpakaian Hitam |
|
|---|
| Unjuk Rasa May Day 2026 Depan Unpad, Jalan Tersisa Satu Lajur, Arus Bandung–Sumedang Macet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/long-march-saat-peringatan-Hari-Buruh-Internasional-May-Day-di-Jatinangor-Sumedang.jpg)