Ruas Tol Cisumdawu KM 207 Sumedang Alami Retakan, Diduga akibat Curah Hujan Tinggi
Ruas Tol Cisumdawu KM 207 A mengalami retakan. Retakan tersebut terpantau sejak Maret 2026.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Retakan sepanjang 80 meter dengan kedalaman dua meter terpantau di ruas Tol Cisumdawu KM 207 A sejak Maret 2026, diduga akibat curah hujan tinggi.
- PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) langsung melakukan penanganan cepat berupa pemasangan rambu peringatan, pembatasan kecepatan, serta penutupan retakan dengan aspal dan terpal.
- Penanganan jangka panjang disiapkan melalui pengukuran topografi, penyelidikan tanah, dan analisis geoteknik, dengan rencana perkuatan struktur menggunakan bore pile.
Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ruas Tol Cisumdawu KM 207 A mengalami retakan. Retakan tersebut terpantau sejak Maret 2026.
PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) sebagai pengelola tol menyebut retakan sliding terjadi di KM 207+300 hingga KM 207+400, diduga akibat curah hujan dengan intensitas tinggi.
Direktur Utama PT CKJT, Agustinus Sudrajat mengatakan pihaknya pada saat itu juga langsung melakukan penanganan cepat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Baca juga: Lonjakan 5.080 Pemudik Warnai Tol Cisumdawu H-1 Lebaran, Laju Kendaraan Stabil
“Ada retakan sepanjang 80 meter dengan kedalaman dua meter, Retakan ini kami identifikasi akibat cuaca hujan dengan intensitas tinggi. Pasca kejadian, kami langsung melakukan identifikasi serta evaluasi menyeluruh,” kata Agustinus di Kantor CKJT, Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Selasa (7/4/2026).
Penanganan awal dilakukan dengan pemasangan rambu peringatan, pembatasan kecepatan, serta penutupan retakan menggunakan material aspal dan terpal untuk mencegah masuknya air ke dalam struktur jalan.
Selain itu, CKJT juga menyiapkan penanganan jangka panjang melalui pengukuran topografi, penyelidikan tanah, serta analisis geoteknik. Perkuatan struktur direncanakan menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter sepanjang kurang lebih 100 meter.
Menurut Agustinus, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.
Pihaknya juga terus melakukan pemantauan rutin di sejumlah titik rawan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Baca juga: Ahli Waris Lahan Tol Cisumdawu Pasang Bendera Kuning di PN Sumedang, Protes Pencairan Rp190 Miliar
| Cuaca Ekstrem Kembali Landa Pangandaran, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah |
|
|---|
| Gelar Budaya Kasumedangan Meriah dan Sukses, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Sumedang |
|
|---|
| HUT ke-448 Sumedang, Bupati Tekankan Persatuan dan Penguatan Budaya di Tengah Tantangan |
|
|---|
| Modus Bazar Panti Jompo, Pria 64 Tahun Menyamar Jadi Perwira TNI Demi Rampas Telur Warga di Sumedang |
|
|---|
| Pesan Dedi Mulyadi untuk Warga Sumedang: Bangga Warisan Leluhur, Bangun Citra Daerah Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kondisi-arus-kendaraan-pemudik-di-ruas-tol-Cisumdawu-Sumedang-Senin-1632026.jpg)