Selasa, 21 April 2026

Pembunuhan di Jatiluhur Purwakarta

Ade Mulyana Pembunuh Dea Permata sempat Minta Maaf pada Suami Korban, tapi Ini Maaf yang Dia Maksud

Dea yang dimaksud adalah Dea Permata Kharisma, 27 tahun, perempuan yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya.

Penulis: Deanza Falevi | Editor: Ravianto
Dok. Fery Riyana
KORBAN PEMBUNUHAN - Fery Riyana bersama istrinya Dea Permata Karisma. Dea menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh pembantunya sendiri pada Selasa (12/8/2025). Ade Mulyana ‎pembunuh Dea empat berakting histeris, bahkan memukul kepalanya sendiri sambil meminta maaf. 

‎TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA Fery Riyana (38) tak pernah membayangkan pesan panik dari pembantunya, Ade Mulyana (26), pada Selasa (12/8/2025) siang, akan menjadi awal dari kabar paling memilukan dalam hidupnya.

‎"Mas, pulang Mas... Mba (Dea) dikepung banyak orang," kata Ade dengan suara bergetar saat menyusul Feri ke tempat kerja sekitar pukul 13.30 WIB.

Dea yang dimaksud adalah Dea Permata Kharisma, 27 tahun, perempuan yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya.

TERSANGKA DIHADIRKAN - Ade Mulayana (26), pria yang menjadi tersangka atas tewasnya Dea Permata Karisma (27) dihadirkan pada konfrensi pers di Mapolres Purwakarta, Kamis (14/8/2025). Polisi ungkap motif pembunuhan ini.
TERSANGKA DIHADIRKAN - Ade Mulayana (26), pria yang menjadi tersangka atas tewasnya Dea Permata Karisma (27) dihadirkan pada konfrensi pers di Mapolres Purwakarta, Kamis (14/8/2025). Polisi ungkap motif pembunuhan ini. (Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Dea adalah istri Fery Riyana.

‎Dengan cemas, Fery langsung pulang.

Di sepanjang perjalanan, Ade bercerita bahwa Dea, istrinya, menyuruhnya keluar rumah untuk membeli susu.

Baca juga: Brutalnya Ade Mulyana saat Habisi Dea Permata, Benarkah Gara-gara Uang Rp 500 Ribu?

‎Feri mulai merasa aneh, istrinya tak pernah suka susu. Ia lebih menyukai kopi. Kecurigaan itu makin besar.

‎‎Begitu sampai di rumah, Ade langsung menyuruh Feri membuka pintu.

Dan saat itulah dunia Feri runtuh.

Istrinya, Dea Permata Karisma (27), sudah terbujur kaku di lantai, bersimbah darah dengan wajah rusak parah.

Tubuhnya ditutup selimut.

‎"Begitu pintu dibuka, istri saya sudah meninggal," ujar Feri.

‎Ade sempat berakting histeris, bahkan memukul kepalanya sendiri sambil meminta maaf.

‎"Maafin Mas, aku enggak bisa jaga Mba Dea," kata Ade saat itu.

‎Namun akting itu tak bisa menyembunyikan kebenaran.

Polisi kemudian menetapkan Ade Mulyana (26), pembantu yang selama ini tinggal bersama keluarga Feri, sebagai pelaku tunggal pembunuhan.

Berikut adalah lima kejanggalan yang ditemukan oleh Fery Riyana terkait tewasnya sang istri, Dea Permata Kharisma:

Alasan Palsu untuk Jemput: Ade Mulyana menjemput Fery dengan alasan Dea dikepung, padahal faktanya tidak ada.

Meninggalkan Korban dalam Bahaya: Ade mengaku melihat orang tak dikenal, namun ia malah meninggalkan Dea di dalam rumah untuk menjemput Fery.

Bohong Soal Susu: Ade mengatakan disuruh Dea membeli susu, padahal Dea tidak suka minum susu.

Kunci dan Kebiasaan Aneh: Ade beralasan kunci hilang dan meminta Fery menggunakan kunci cadangan. Padahal biasanya Dea akan membuka pintu atau gorden saat Fery pulang.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved