Rabu, 17 Juni 2026

Polytechnic University: Sebuah Keniscayaan Menyongsong Indonesia Emas

Transformasi kelembagaan politeknik menjadi polytechnic university bukan lagi sekadar wacana,  melainkan kebutuhan strategis nasional.

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Iwan Ridwan
IWAN RIDWAN - Associate Professor Politeknik Negeri Bandung 

Ringkasan Berita:
  • Transformasi kelembagaan politeknik menjadi polytechnic university bukan lagi sekadar wacana,  melainkan kebutuhan strategis nasional. 
  • Politeknik Negeri Bandung (Polban), yang berdiri sejak 1979, telah  menunjukkan perkembangan signifikan dengan 41 program studi dari jenjang Diploma 3 hingga  Magister Terapan (S2), serta rencana pembukaan Program Doktor Terapan dan Program Profesi.
  • Polban memiliki fondasi akademik yang kuat untuk  bertransformasi polytechnic university. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG

Polytechnic University: Sebuah Keniscayaan Menyongsong Indonesia Emas 2045 Oleh : Iwan Ridwan, S.T., M.T., Ph.D 

Associate Professor 

Politeknik Negeri Bandung 

Transformasi kelembagaan politeknik menjadi polytechnic university bukan lagi sekadar wacana,  melainkan kebutuhan strategis nasional. Dalam konteks menuju Indonesia Emas 2045, kehadiran  polytechnic university menjadi keniscayaan untuk menjawab tantangan global yang semakin  kompleks, berbasis teknologi, dan berorientasi pada inovasi. Keniscayaan tranformasi politeknik  menjadi polytechnic university didasarkan oleh perkembangan pesat beberapa Politeknik di  Inonesia.

Sebagai contoh, Politeknik Negeri Bandung (Polban), yang berdiri sejak 1979, telah  menunjukkan perkembangan signifikan dengan 41 program studi dari jenjang Diploma 3 hingga  Magister Terapan (S2), serta rencana pembukaan Program Doktor Terapan dan Program Profesi.  

Polban secara de facto telah melampaui kapasitas tipikal sebuah politeknik.

Didukung oleh sekitar  9.000 mahasiswa dan 500 dosen, di mana 20 persen telah bergelar doktor dan sebagian lainnya tengah  menempuh studi lanjut S3 di dalam dan luar negeri , serta keberadaan 22 Guru Besar (salah satunya  masuk dalam 2 % ilmuwan terbaik dunia),

Polban memiliki fondasi akademik yang kuat untuk  bertransformasi polytechnic university. 

Namun demikian, status kelembagaan sebagai politeknik masih menjadi kendala mendasar. Ruang  gerak dalam penguatan riset, publikasi ilmiah, serta kolaborasi internasional belum optimal.  

Sementara itu, tren global menunjukkan arah yang jelas yaitu banyak politeknik bertransformasi  menjadi polytechnic university untuk meningkatkan daya saing dan relevansi global. Lebih dari  itu, dunia saat ini tengah menghadapi disrupsi pendidikan seperti perubahan fundamental akibat  digitalisasi, kecerdasan buatan, online learning, serta kebutuhan industri yang bergerak jauh lebih  cepat dibanding kurikulum konvensional.

Model politeknik yang kaku semakin ditantang oleh  munculnya micro-credentials, industry certification, hingga platform pembelajaran global.

Di saat  yang sama, muncul fenomena interdependensi antara universitas dan industri yang semakin kuat.  

Dunia industri tidak lagi sekadar pengguna lulusan, tetapi menjadi mitra strategis dalam  perancangan kurikulum, pelaksanaan riset, hingga hilirisasi inovasi.

Sebaliknya, perguruan tinggi  tidak dapat berkembang tanpa keterhubungan erat dengan kebutuhan riil industri. Relasi yang  saling bergantung ini menuntut model kelembagaan yang lebih fleksibel, kolaboratif, dan  berorientasi hasil.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved