Mengenal Somah dan Orang Dalam, Rombongan Pop Sirkus Asal Bandung
Di balik konsep yang nyentrik, band ini justru menyuguhkan cerita-cerita hidup yang sangat dekat dengan keseharian banyak orang.
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Namun di balik kemasan hiburan dan kesan jenaka, dikatakan Gugun, album ini menyimpan pesan yang cukup dalam.
Salah satu lagu berjudul Senang-senang justru membahas tentang kematian.
“Seringkali kita terbuai dengankehidupan, sibuk sama urusan duniawi sampai lupa kita akan berpulang," ujar Gugun.
Ia mengakui ada unsur dakwah dalam karya mereka, meski disampaikan dengan cara yang santai.
“Biar ingat mati aja. Kalau musisi lain naikin spirit orang, kami malah sedikit ‘menurunkan’ dengan mengingatkan kematian.”
Nama Somah dan Orang Dalam sendiri memiliki sejarah panjang. Awalnya, Gugun dan Fuad menggunakan nama Somah and The Falster.
Kendati demikian, nama tersebut kerap salah disebut oleh pembawa acara di berbagai panggung.
“Ribet. MC suka salah nyebut,” ujar Gugun.
Akhirnya, pada awal 2024, mereka memutuskan mengganti nama menjadi Somah dan Orang Dalam.
“Karena hidup ini tanpa orang dalam, kita enggak bisa hidup,” kelakarnya.
Pergantian nama itu juga beriringan dengan masuknya personel baru dan semakin solidnya konsep band. Kini, Somah dan Orang Dalam memperkuat barometer musik dari Kota Kembang.
| Tulisan Karcis Parkir Bebas Tanggung Jawab Melanggar UU, Pengelola Bisa Didenda Rp2 Miliar |
|
|---|
| Siap-siap Bandung Macet Hari ini Sabtu 30 Mei 2026, Ada Festival hingga Konser Musik |
|
|---|
| Daftar Agenda di Bandung Akhir Pekan Ini 9-10 Mei 2026, Nobar Persib hingga Konser Musik |
|
|---|
| Cerita di Balik Nama Sukses Lancar Rezeki, Band Skena dari Bekasi Favorit Gen Z |
|
|---|
| Record Store Day Bandung: Ruang Kolektif Toko Musik dan Label Independen di Tengah Era Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Penampilan-Somah-dan-Orang-Dala.jpg)