Perubahan Sistem Cepat, Perguruan Tinggi Kini Dituntut Lebih Agile dan Adaptif
Di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat, peran tenaga kependidikan kini tidak lagi sebatas administratif.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Seli Andina Miranti
Menurut Arief, keberadaan analis kebijakan akan mendorong perguruan tinggi bergerak bersama dalam memperbaiki manajemen birokrasi serta menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Kalau perguruan tinggi bisa bergerak bersama, akan tercipta sinergi dan perubahan yang pada akhirnya bisa menghela pembangunan nasional,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini semakin kompleks, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika global yang terus berubah.
Kondisi tersebut, kata dia, menuntut kampus untuk lebih lincah dan responsif dalam mengambil kebijakan.
“Perubahan geopolitik global, misalnya krisis energi akibat konflik di Timur Tengah, menuntut kita mengambil kebijakan secara cepat dan terukur. Kalau tidak berbasis data dan analisis yang kuat, dikhawatirkan terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.
Baca juga: Kampus Swasta di Bandung Bisa Jadi Pilihan Alternatif Camaba, Biaya Tetap hingga Refund 100 Persen
Ia pun menegaskan pentingnya penguatan kapasitas internal kampus, termasuk dalam hal analisis kebijakan.
“Kampus harus agile, harus adaptif terhadap perubahan, baik internal maupun eksternal dan itu membutuhkan analisis yang sangat kuat,” ucapnya.
Mendiktisaintek
Brian Yuliarto
pendidikan tinggi
Universitas Padjadjaran
Arief Sjamsulaksan Kartasasmita
| Buka Banyak Jalur Penerimaan, Unpad Pastikan Kuliah Tetap Terjangkau di SMUP Mandiri 2026 |
|
|---|
| Buntut Selat Hormuz Ditutup: Minyak Naik, Dolar Menguat, Pengamat Sebut Indonesia Bisa Rugi 2 Kali |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Tinggal 20 Hari, Pengamat: Situasi Luar Biasa, Harus Sangat Hati-hati |
|
|---|
| bank bjb & Universitas Indonesia Perluas Kolaborasi Dukung Transformasi Layanan Pendidikan Tinggi |
|
|---|
| Mendiktisaintek Siapkan Pendanaan Riset Hilirisasi demi Kejar Target Ekonomi 8 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Rektor-Universitas-Padjadjaran-Arief-Sjamsulaksan-74.jpg)